Perilaku seksual pada remaja ketika pacaran cenderung melakukan seks
bebas dan hal tersebut merupakan salah satu fenomena perilaku remaja yang
bersinggungan dengan norma masyarakat dan agama. Remaja mengalami cinta
pertama, merindu, dan menjaga penampilan. Setelah remaja mengalami cinta
pertama maka remaja berusaha membuat lawan jenisnya tertarik padanya untuk
menjalin ikatan cinta. Salah satu penyebab utama remaja berperilaku seksual adalah
pengetahuan seksualitas yang kurang lengkap dan berasal dari jalur yang kurang
tepat.
Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui : (1)
Hubungan persepsi terhadap arti cinta dan pengetahuan seks dengan perilaku seks
pra nikah pada remaja. (2) Hubungan pengetahuan seks dengan perilaku seks pra
nikah pada remaja. (3) Hubungan persepsi terhadap arti cinta dengan perilaku seks
pra nikah pada remaja. (4) Tingkat pengetahuan seks pada remaja. (5) Tingkat
perilaku seksual yang terjadi pada remaja. (6) Tingkat arti cinta pada remaja. (7)
Peran pemahaman cinta dan perilaku seks pra nikah pada remaja terhadap
pengetahuan seks.
Populasi dalam penelitian ini adalah remaja yang tinggal di Kelurahan
Salatiga dengan batas usia 18 tahun – 21 tahun. Sampel penelitian ini adalah remaja
berusia 18 tahun – 21 tahun di 7 RT untuk penelitian. Dalam penelitian ini teknik
yang digunakan adalah random sampling. Analisis data dalam penelitian ini
menggunakan analisis regresi ganda.
Kesimpulan hasil penelitian ini yaitu: (1) Ada hubungan yang signifikan
antara persepsi terhadap arti cinta dan perilaku seks pra nikah pada remaja ditinjau
dari pengetahuan seks. (2) Tidak ada hubungan antara persepsi terhadap arti cinta
dengan perilaku seks pra nikah pada remaja. (3) Ada hubungan negatif yang
signifikan antara pengetahuan seks dengan perilaku seks pra nikah pada remaja. (4)
Tingkat pengetahuan seks pada remaja tergolong tinggi. (5) Tingkat perilaku seksual
yang terjadi pada remaja tergolong rendah. (6) Tingkat persepsi terhadap arti cinta
pada remaja tergolong tinggi. (7) Peran persepsi terhadap arti cinta dan pengetahuan
seks terhadap perilaku seks pranikah pada remaja sebesar 21,8%, yang berarti masih
terdapat 78,2% dari variabel-variabel lain yang mempengaruhi perilaku seksual pra
nikah pada remaja. Variabel-variabel lain tersebut antara lain: lingkungan teman
sebaya, konformitas, dan konsep diri