Salah satu tanaman yang diduga berkhasiat sebagai antidiabetik adalah
tanaman daun sendok (Plantago mayor L.). Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui efek penurunan kadar glukosa darah ekstrak heksana herba daun sendok
(Plantago mayor L.) pada kelinci jantan yang dibebani glukosa.
Penelitian ini dilakukan dengan metode uji toleransi glukosa oral
menggunakan rancangan penelitian acak lengkap pola searah menggunakan kelinci
jantan lokal sebanyak 25 ekor. Hewan uji dibagi dalam 5 kelompok perlakuan, yaitu
kelompok kontrol negatif (CMC Na 0,5 %), kelompok kontrol positif (glibenklamid
0,23 mg/kg BB), kelompok ekstrak heksana herba daun sendok dengan dosis
berturut-turut 0,025 g/kgBB, 0,051 g/kgBB dan 0,102 g/kgBB. Hewan uji diambil
darah puasanya sebelum perlakuan dan dihitung sebagai kadar glukosa darah awal.
Hewan uji diberi perlakuan sesuai kelompoknya dengan pembebanan glukosa 100%,
dosis 2 g/kgBB. Cuplikan darah diambil pada waktu tertentu. Kadar glukosa darah
ditetapkan secara enzimatik menggunakan reagen GOD-PAP. Data yang diperoleh
dianalisis menggunakan uji statistik parametrik ANAVA satu jalan yang dilanjutkan
dengan uji t LSD (Least Significant Difference) dengan taraf kepercayaan 95%.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak heksana herba daun sendok
dosis 0,025 g/kgBB, 0,051 g/kgBB dan 0,102 g/kgBB dapat menurunkan kadar
glukosa darah dengan PKGD (Penurunan Kadar Glukosa Darah) berturut-turut
sebesar (16,84±2,21) %, (28,49±3,14) %, dan (37,03±2,90) %