HUBUNGAN ANTARA KEAKTIFAN LANSIA MENGIKUTI SENAM
LANSIA DENGAN KESEIMBANGAN TUBUH PADA LANSIA DI
WILAYAH KORIPAN KECAMATAN SUSUKAN SEMARANG
by : Suharningsih
ABSTRAK
Pada lanjut usia terjadi kemunduran sel-sel karena proses penuaan yang
dapat berakibat pada kelemahan organ, kemunduran fisik, timbulnya berbagai
macam penyakit terutama penyakit degeneratif. Program pemerintah (Depkes,
1995) dalam peningkatan kesehatan yaitu dengan adanya latihan atau exercise
sangat penting untuk menghindari perubahan tiba-tiba yang terjadi pada lansia
ataupun resiko jatuh. Latihan yang meliputi komponen keseimbangan akan
menurunkan insiden jatuh pada lansia. Latihan fisik diharapkan mengurangi
resiko jatuh dengan meningkatkan kekuatan tungkai dan tangan, memperbaiki
keseimbangan, koordinasi, dan meningkatkan reaksi terhadap bahaya lingkungan.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara keaktifan lansia
mengikuti senam lansia dengan keseimbangan tubuh pada lansia di wilayah
Koripan Kecamatan Susukan.Metode penelitian menggunakan desain penelitian
observasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah
semua lansia yang mengikuti senam lansia di wilayah Koripan dan berjumlah 40
lansia. Sampel penelitian sebanyak 36 responden menggunakan metode simple
random sampling. Teknik pengumpulan data dengan observasi dan dokumentasi.
Data yang terkumpul dianalisis dengan uji Chi Square. Hasil penelitian
menunjukkan: (1) Keaktifan lansia mengikuti senam lansia di wilayah Koripan
Kecamatan Susukan Semarang sebagian besar adalah aktif, (2) keseimbangan
tubuh lansia di wilayah Koripan Kecamatan Susukan Semarang sebagian besar
adalah buruk, (3) hasil pengujian hipotesis penelitian menggunakan uji Chi
Square menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara keaktifan lansia
mengikuti senam lansia dengan keseimbangan tubuh pada lansia di wilayah
Koripan Kecamatan Susukan