Kelopak bunga rosela (Hibiscus sabdariffa Linn.) memiliki khasiat
antioksidan. untuk mempermudah penggunaan dan tepat dosis maka dibuat
sediaan yang lebih efektif yaitu dibuat menjadi sediaan compress lozenges. Bahan
pengisi yang digunakan adalah manitol dan PEG 6000. Manitol berfungsi untuk
menutupi rasa asam dari rosela. PEG 6000 berfungsi memperbaiki sifat alir dari
manitol dan tekstur permukaan tablet sehingga compress lozenges dapat melarut
perlahan didalam mulut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh
kombinasi bahan pengisi manitol-PEG 6000 terhadap respon sifat fisik dan respon
rasa sediaan compress lozenges yang optimum.
Pada penelitian ini tablet dibuat menjadi 5 formula untuk mendapatkan
persamaan Simplex Lattice Design dengan perbandingan manitol dan PEG 6000,
Formula I (1 : 0), Formula II (0,75 :0,25), Formula III (0,5 : 0,5), Formula IV
(0,25 : 0,75) dan Formula V (0 : 1). Setiap formula dilakukan uji sifat alir granul
yaitu kecepatan alir serta uji sifat fisik tablet meliputi keseragaman bobot,
kekerasan, kerapuhan, waktu larut dan respon rasa.
Dari percobaan didapat formula optimum yaitu formula dengan
perbandingan 0,56 manitol : 0,46 PEG 6000. Hasil Design Expert 8 menunjukkan
makin banyak konsentrasi manitol akan menaikkan kecepatan alir granul,
keseragaman bobot tablet, kerapuhan tablet dan respon rasa tablet serta akan
menurunkan kekerasan tablet dan waktu larut larut. Sebaliknya untuk PEG 6000,
makin banyak konsentrasi PEG 6000 akan menaikkan kekerasan tablet dan
memperlama waktu larut tablet serta akan menurunkan kecepatan alir granul,
keseragaman bobot tablet, kerapuhan tablet dan respon rasa tablet