Pegawai negeri sipil diharapkan mempunyai persepsi disiplin kerja yang
tinggi, karena pegawai yang tidak disiplin akan mencuri waktu kerja untuk
melakukan hal -hal lain yang tidak ada kaitannya dengan pekerjaan dan kurang
mentaati peraturan yang ada dalam lingkungan kerja.Banyak faktor yang
mempengaruhi persepsi terhadap disiplin kerja, salah satunya yaitu komitmen
organisasi. Karyawan yang memiliki komitmen tinggi akan patuh dengan
peraturan, sebaliknya karyawan yang kurang memiliki komitmen akan lebih
sering melanggar peraturan, tidak patuh, sering absen, lalai dan kerap melakukan
penyimpangan dalam bekerja. Kenyataan menunjukkan bahwa belum seluruh
PNS mendedikasikan diri secara maksimal pada pekerjaannya. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui 1) hubungan antara komitmen organisasi dengan
persepsi terhadap disiplin kerja; 2) tingkat komitmen organisasi dan persepsi
terhadap disiplin kerja; 3) sumbangan efektif komitmen organisasi terhadap
persepsi terhadap disiplin kerja. Hipotesis yang diajukan ada hubungan positif
antara komitmen organisasi dengan persepsi terhadap disiplin kerja pada PNS.
Subjek penelitian adalah Pegawai Negeri Sipil di Sekretariat Daerah
Kabupaten Klaten yakni: 1) Bagian Tata Pemerintahan; 2) Bagian Hukum; 3)
Bagian Pendidikan; 4) Bagian Administrasi Pembangunan; 5) Bagian
Kesejahteraan Rakyat; 6) Bagian Organisasi; 7) Bagian Hubungan Masyarakat; 8)
Bagian Umum. Masing-masing dibagian di ambil 10 orang, sehingga total jumlah
subjek ada 80 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah quota
sample. Alat pengumpulan data yang digunakan yaitu skala komitmen organisasi
dan skala persepsi terhadap disiplin kerja, teknik analisis data menggunakan
korelasi product moment.
Berdasarkan analisis diperoleh nilai koefisien korelasi r = 0,402; p = 0,000
(p < 0,01). Menunjukkan ada hubungan positif yang sangat signifikan antara
komitmen organisasi dengan persepsi terhadap disiplin kerja. Semakin tinggi
komitmen organisasi maka semakin tinggi pula persepsi terhadap disiplin kerja.
Koefisien determinan (r
2
) sebesar 0,161. Berarti sumbangan komitmen organisasi
terhadap persepsi terhadap disiplin kerja sebesar 16,1%. Komitmen organisasi pada subjek penelitian tergolong sedang ditunjukkan oleh rerata empirik (RE) =
103,300 dan rerata hipotetik (RH) = 92,5. Persepsi terhadap disiplin kerja pada
subjek penelitian tergolong sedang, ditunjukkan oleh rerata empirik (RE) =
118,888 dan rerata hipotetik (RH) = 110.
Kesimpulan yang diperoleh dari hasil penelitian ini adalah ada hubungan
positif yang sangat signifikan antara komitmen organisasi dengan persepsi
terhadap disiplin kerja. Artinya semakin tinggi komitmen organisasi maka
semakin tinggi pula persepsi terhadap disiplin kerja