research

Pendokumentasian Aplikasi Sistem KM 0 Pro Poor di Provinsi Jawa Barat Menggunakan Metode Reverse Engineering

Abstract

Pendokumentasian adalah suatu cara untuj mendokumentasikan hal-hal yang dianggap penting dan memiliki nilai bagi proses bisnis suatu organisasi. Pendokumentasian sistem dilakukan ketika adanya kebutuhan yang mengakibatkan perubahan pada proses bisnis disebuah perusahaan, sehingga dokumentasi sistem menjadi penting bagi perusahaan dalam melihat serta mempertimbangkan kemungkinan yang dapat terjadi berkaitan dengan sistem seraya mencari peluang dalam meningkatkan kembali performasi sistem yang berjalan dalam rangka mencapai tujuan organisasi. Hal ini selanjutnya menjadi sebuah gagasan untuk mendorong dibuatnya sebuah pendokumentasian aplikasi sistem KM 0 Pro Poor di Provinsi Jawa Barat menggunakan metode reverse engineering. Reverse engineering (rekayasa balik) merupakan suatu proses analisa sistem untuk mengidentifikasi komponen-komponen dan membuat pemodelan hasil analisa ketingkat abstraksi yang lebih tinggi. Dokumen untuk sistem KM 0 Pro Poor dilakukan karena organisasi belum memiliki sebuah dokumentasi acuan untuk pengembangan sistem kedepannya. Langkah dalam pembuatan dokumentasi untuk sistem dilakukan menggunakan menggunakan Reverse Engineering dengan tahapannya yaitu mengidentifikasi masalah, studi literatur, skema penelitian, membuat pendokumentasian sistem KM 0 Pro Poor dengan menggunakan standar dokumen SRS (software Requirement Specification) dan membuat kesimpulan serta saran. Kemudian hasil dari tugas akhir yaitu menghasilkan sebuah dokumentasi sistem untuk mendukung pengembangan sistem kedepannya dan menghasilkan sebuah dokumen yang berguna seperti sistem pengembangannya terarah dan terukur. Kata kunci : KM 0 Pro Poor, reverse engineering, unfied modeling languag

    Similar works