Penelitian mengenai Uji Efektivitas Ekstrak Jahe Merah (Zingiber officinale Var.
Rubrum) Sebagai Fungisida Terhadap Jamur Botryodiplodia theobromae pada
tanaman jeruk bertujuan untuk mendapatkan informasi secara kuantitatif
mengenai efektivitas ekstrak jahe merah (Zingiber officinale var. rubrum) sebagai
fungisida terhadap jamur Botryodiplodia theobromae yang telah dilaksanakan
pada bulan Mei 2017. Metode penelitian yang digunakan adalah metode
eksperimen dengan desain penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap
(RAL) dimana terdapat 6 perlakuan dengan 4 pengulangan. Adapun perlakuan
yang dimaksud yaitu ekstrak jahe merah (Zingiber officinale var. rubrum) dengan
berbagai konsentrasi (30%, 40%, 50%, 60%, 70%) dan juga terdapat media PDA
tanpa menambahan ekstrak jahe merah sebagai kontrol. Pembiakan jamur
dilakukan dengan menginokulasikan biakan murni Botryodiplodia theobromae
berdiameter 5mm pada media Potato Dextrose Agar (PDA) yang telah diberi
perlakuan kemudian diamati diameter pertumbuhan jamur tiap hari selama 5 kali
pengamatan. Analisis data meliputi keefektivitasan ekstrak jahe merah terhadap
pertumbuhan jamur Botryodiplodia theobromae. Berdasarkan analisis data dapat
disimpulkan bahwa ekstrak jahe merah efektif sebagai fungisida terhadap jamur
Botryodiplodia theobromae karena memenuhi ketentuan Effective Dose-50
(EC50) dimana ekstrak dapat menghambat pertumbuhan cendawan sebesar 50%
dari perlakuan kontrol.
Kata Kunci : Efektivitas, Jahe Merah, Botryodiplodia theobromae