EFEKTIVITAS PENGGUNAAN EKSTRAK DAUN PEPAYA
(Carica papaya L) DALAM UPAYA PENGENDALIAN HAMA
THRIPS (Thrips parvispinus Karny) PADA TANAMAN CABAI
(Capsicum annum L)
Penelitian ini dilakukan atas latar belakang masih banyaknya penggunaan pestisida
sintetik oleh sebagian masyarakat maupun para petani cabai (Capsicum annum L)
yang menyebabkan sasaran akan menimbulkan pencemaran dan berdampak pada
kesehatan. Untuk itu dilakukan suatu solusi dengan cara memanfaatkan ekstrak
daun pepaya (Carica papaya L). Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk
mendapatkan informasi tentang efektivitas ekstrak daun pepaya (Carica papaya L)
dalam mengendalikan hama trips (Thrips parvispinus Karny) pada tanaman cabai
(Capsicum annum L). Metode penelitian yang digunakan adalah metode
eksperimen dengan desain Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan enam
perlakuan yaitu kontrol (0%), ekstrak daun pepaya 1%, 2%, 3%, 4% dan 5%
dengan empat kali pengulangan. Pengujian ekstrak daun pepaya dilakukan dengan
metode penyemprotan (kontak langsung) terhadap subjek 240 ekor hama thrips.
Parameter utama yang diukur yaitu tingkat kematian hama thrips yang mencapai
50% . Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi ekstrak daun pepaya berdasarkan
perhitungan LC50
adalah 2.188 g/l dengan nilai batas bawah sebesar 1,404 g/l dan
nilai batas atas sebesar 2,971 g/l. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini
dapat disimpulakan bahwa bahwa ekstrak daun pepaya (Carica papaya L) efektif
sebagai bioinsektisida terhadap hama thrips (Thrips parvispinus Karny). Semakin
tinggi taraf konsentrasi ekstrak daun pepaya maka semakin besar pengaruhnya
terhadap tingkat kematian hama thrips. Hal ini disebabkan karena semakin tinggi
konsentrasi maka semakin banyak senyawa kimia yang terkandung dalam
bioinsektisida sehingga dapat dengan mudah mengendalikan hama serangga.
Kata kunci: Efektivitas, Ekstrak daun pepaya (Carica papaya L), Pengendalian,
Hama trips (Thrips parvispinus Karny), cabai (Capsicum annum L