Pada proses pembelajaran matematika masih banyak siswa masih sulit
merepresentasikan ide atau gagasan matematis yang mereka miliki baik dalam
memahami suatu konsep ataupun penyelesaian masalah matematika secara
mandiri. Apabila diamati, penyebab rendahnya kemampuan representasi
matematis dan Self Regulated Learning siswa terletak pada faktor model
pembelajaran yang kurang tepat. Oleh karena itu diperlukan suatu model
pembelajaran yang bertujuan untuk mengembangkan kemampuan representasi
matematis dan Self Regulated Learning siswa, salah satunya ialah model
pembelajaran Problem Based Instruction. Tujuan penelitian ini adalah: 1) Untuk
mengetahui peningkatan kemampuan representasi matematis siswa yang
memperoleh model pembelajaran Problem Based Instruction lebih tinggi daripada
siswa yang memperoleh model pembelajaran Konvensional 2) Untuk mengetahui
Self Regulated Learning siswa yang memperoleh model pembelajaran Problem
Based Instruction lebih tinggi daripada siswa yang memperoleh model
pembelajaran Konvensioanl. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen
murni. Desain penelitian yang digunakan adalah Pretest-Posttest Control Group
Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI SMA PGII 2
Bandung. Adapun sampel dari penelitian ini adalah siswa kelas XI MIPA 2
sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas XI MIPA 1 sebagai kelas kontrol.
Instrumen yang digunakan adalah tes kemampuan representasi matematis dan
angket Self Regulated Learning siswa. Pengolahan dan analisis data menggunakan
uji two Independent Sample t-Test dan uji Mann Whitney dengan bantuan software
Microsoft Excel dan software SPSS 18.0 for windows. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa: 1) Peningkatan kemampuan representasi matematis siswa
yang memperoleh model pembelajaran Problem Based Instruction lebih tinggi
daripada siswa yang memperoleh model pembelajaran Konvensional 2)
Peningkatan Self Regulated Learning siswa yang memperoleh model
pembelajaran Problem Based Instruction lebih tinggi daripada siswa yang
memperoleh model pembelajaran Konvensional. Dengan demikian model
Problem Based Instruction dapat dijadikan sebagai alternatif bagi guru dalam
melaksanakan pembelajaran di kelas.
Kata Kunci: Kemampuan Representasi Matematis, Self Regulated Learning,
Model Pembelajaran Problem Based Instruction