Taman-taman tematik menjadi tujuan wisata baru bagi para wisatawan. Taman-taman tematik
di Kota Bandung diantaranya yaitu Taman Pasupati, Film, Lansia, Kandaga Puspa, Hewan,
Fitness, Gesit, Super Hero, Balai Kota, Alun-Alun Ujungberung, Alun-Alun Bandung, Vanda,
Musik Centrum, Fotografi, Cikapundung River Spot, Cibeunying, Persib, Pers Malabar,
Tongkeng, Inklusi dan yang terbaru Teras Cikapundung. Setiap harinya taman-taman tematik
di Kota Bandung selalu ramai dikunjungi, namun terdapat beberapa taman tematik yang
kurang terlalu diminati untuk dikunjungi oleh masyarakat. Dalam penelitian ini penulis ingin
meneliti faktor-faktor daya tarik pada taman tematik tersebut berdasarkan teori dan empirik
serta asal pengunjung taman tematik. Tujuan dan sasaran dalam penelitian ini yaitu untuk
mengetahui faktor-faktor yang yang mempengaruhi daya tarik kunjungan masyarakat pada
taman tematik. Serta Seberapa jauh jangkauan daya tarik taman tematik mampu menarik
pengunjung dari dalam dan luar Kota Bandung dan adakah keterkaitan antara faktor daya
tarik kunjungan masyarakat dengan variabel umur, jenis kelamin, dan asal pengunjung.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan analisis deskriptif dan
analisis crosstab. Berdasarkan hasil analisis pada tematik terdapat 11 faktor yang
berpengaruh. Taman tematik menarik kunjungan dari masyarakat yang berasal dari dalam
Kota Bandung sebesar 79% dari total jumlah pengunjung, sedangkan dari luar Kota Bandung
sebesar 21% dari total jumlah pengunjung taman tematik. Faktor daya tarik kunjungan
masyarakat memiliki keterkaitan dengan variabel umur sebanyak 1 faktor, sedangkan variabel
jenis kelamin seluruh faktor daya tarik masyarakatnya tidak memiliki keterkaitan, dan variabel
asal pengunjung memiliki keterkaitan dengan faktor daya tarik kunjungan masyarakat
sebanyak 4 faktor.
Kata Kunci : Faktor Daya Tarik Taman Temati