PT. Pertamina RU (Refinery Unit) V Balikpapan mempunyai PLTU (Pembangkit
Listrik Tenaga Uap) sendiri di unit utilitas (Steam Turbin Generator). Pada PLTU untuk
mengalirkan steam dari boiler menuju turbin maka, diperlukan sistem perpipaan sebagai media
penyalur steam. Kondisi steam yang dialirkan bertemperatur sebesar 350°C dan tekanan sebesar
17 bar menuju turbin.
PT. Pertamina RU V Balikpapan pada saat kondisi sekarang ini mempunyai masalah
khusus di bagian sistem perpipaan steam 17 bar. Adapun permasalahannya yaitu terjadinya
Fracture pada pipa steam di daerah lasan. Akibat adanya kegagalan tersebut menyebabkan
berbagai masalah seperti; penghentian operasi pabrik untuk perbaikan yang tidak terjadwal, dan
kerugian bagi perusahaan. Oleh sebab itu dilakunlah analisa kegagalan pipa guna untuk
mengatahui apa yang jadi penyebab putus pipa tersebut. Analisis yang dilakukan berbasis
Metode Elemen Hingga (MEH) yang didukung oleh software AutoPIPE (untuk menganalisis
beban mekanik), software ANSYS (untuk menganalisis pola aliran fluida yang terjadi),
Software SolidWork (untuk menganalisis support) dan juga dibantu dengan perhitungan
manual. Analisis tegangan pipa mengacu pada kode ASME B31.1.
Kegagalan pipa steam 17 bar yang terjadi yaitu berupa putus dalam arah longitudinal.
Dari hasil pengamatan fraktografi bahwa kerusakan yang terjadi pada pipa diakibatkan oleh
patah fatique di area lasan. Dan jika dilihat dari segi permukaan patahannya, kegagalan di area
lasan pipa tersebut termasuk dalam kategori patah getas.
Dari hasil analisis yang dilakukan, bahwa penyebab pipa steam 17 bar putus di sekitar
area lasan dan sehingga menyebabkan pergeseran yang merugikan benda di sekitarnya yaitu
disebabkan oleh kejadian fenomena water hammer dalam bentuk slug flow pada pipa tersebut.
Tegangan yang bekerja pada lokasi pipa putus akibat menerima beban dinamis melebihi batasan
material pipa steam 17 bar yang digunakan (SA106B) dan melebihi kekuatan tarik sambungan
lasnya (219,3 MPa). Dimana harga maksimum occasional stress yaitu 241,4 MPa, hoop stress
maksimum yaitu 240,7 MPa dan tegangan longitudinal maksimum yaitu 302 MPa.
Flo