Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan metode
praktikum didalam model guided inquiry terhadap peningkatan hasil belajar siswa
pada konsep sistem gerak. Penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan hasil
belajar siswa pada aspek kognitif, afektif, psikomotor. Subjek penelitian yaitu
kelas XI MIPA I di SMA PGII 2 Bandung tahun ajaran 2017/2018 dengan jumlah
siswa 36 orang. Metode yang digunakan adalah Pre-Exsperimental Design dengan
menggunakan desain penelitian One-Group Pretest-Postest. Hasil penelitian
menunjukan bahwa pada penilaian aspek kognitif mendapat nilai N-Gain 0,55
dengan kategori sedang, penilaian aspek afektif mendapat jumlah Rata-rata 83%
dengan kategori baik, penilaian aspek psikomotor pada kinerja siswa mendapat
jumlah Rata-rata 79,63% dengan mencapai kategori baik, penilaian LKS
mencapai Rata-rata 77,91% dengan kategori baik, dan penilaian kuesioner respon
siswa menunjukan rata-rata keseluruhan 92% dengan kategori hampir seluruhnya,
kemudian tanggapan siswa tentang pembelajaran melalui praktikum didalam
guided inquiry pada wawancara siswa terdapat kendala yaitu alat-alat praktikum
yang dibutuhkan banyak, membutuhkan waktu yang banyak dan kelebihannya
yaitu sebanyak 30 siswa menyakatakan bahwa mereka menjadi lebih aktif dalam
pembelajaran melalui praktikum didalam model guided inquiry. Sehingga dapat
disimpulkan bahwa penggunaan metode praktikum didalam model guided inquiry
dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas XI pada konsep sistem gerak.
Kata kunci: Praktikum, Guided Inquiry, Peningkatan Hasil belajar, Sistem gerak