Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan konsentrasi asap cair dan
jenis ikan terpilih sehingga menghasilkan sifat inderawi dan mikrobiologi ikan
yang baik. Manfaat dari penelitian ini mengetahui upaya pemanfaatan asap cair
yang diaplikasikan sebagai pengawet pada ikan segar.
Rancangan percobaan yang digunakan pada penelitian ini adalah pola
faktorial 3 x 3 dalan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dan ulangan yang
dilakukan sebanyak tiga kali, sehingga diperoleh 27 satuan percobaan. Faktor
yang digunakan dalam penelitian adalah konsentrasi asap cair (5%, 10%, dan
15%) dan jenis ikan (ikan bawal, ikan bandeng dan ikan tongkol). Respon
penelitian utama mencakup respon organoleptik terhadap aroma, warna, tekstur
dan respon mikrobiologi dengan menghitung total mikroba.
Berdasarkan hasil penelitian diperoleh konsentrasi asap cair tempurung
kelapa berpengaruh terhadap aroma, warna insang, tekstur ikan dan total mikroba.
Jenis Ikan berpengaruh terhadap terhadap aroma, warna insang, tekstur ikan dan
total mikroba. Interaksi antara konsentrasi asap cair dan jenis ikan terhadap
aroma, warna insang, tekstur ikan dan total mikroba.
Berdasarakn hasil penelitian diperoleh sampel terpilih yaitu pada kode
sampel a2i2 dengan konsentrasi asap cair 10% dan jenis ikan bandeng memiliki
kadar air 74,01%, kadar protein 16,91% dan mengandung Escherichia coli
sebesar 0 APM/gram.
Kata Kunci: Konsentrasi asap cair, jenis ikan, total mikroba, kadar air, kadar
protein Escherichia coli dan Ikan Asap