PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN RELATING, EXPERIENCING,
APPLYING, COOPERATING, TRANSFERING (REACT) TERHADAP
KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS DAN SELF-EFFICACY SISWA SMK.
Kania Dewi Permani. (2017). Pengaruh Model Pembelajaran Relating,
Experiencing, Applying, Cooperating, Transfering (REACT) terhadap
Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis dan Self-Efficacy Siswa
SMK.
Penelitian ini mengkaji tentang pengaruh model pembelajaran Relating,
Experiencing, Applying, Cooperating, Transfering (REACT) terhadap
kemampuan pemecahan masalah matematis dan self-efficacy siswa SMK.
Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen dengan menggunakan
non-ekivalen desain. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas
X SMK Insan Mandiri Bandung Barat. Sampel penelitian ini adalah 31 siswa
di kelas eksperimen dan 30 siswa di kelas kontrol yang dipilih secara purposive
sampling. Penelitian ini bertujuan: 1) mengetahui kemampuan pemecahan
masalah siswa yang memperoleh model pembelajaran REACT lebih baik
daripada siswa yang memperoleh pembelajaran konvensional. 2)mengetahui
self-efficacy siswa yang memperoleh model pembelajaran REACT lebih baik
daripada siswa yang memperoleh model pembelajaran konvensional. 3)
mengetahui korelasi antara self-efficacy siswa dengan kemampuan pemecahan
masalah matematis siswa yang memperoleh model pembelajaran REACT. 4)
mengetahui korelasi antara self-efficacy siswa dengan kemampuan pemecahan
masalah matematis siswa yang memperoleh model pembelajaran
konvensional. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes tertulis
kemampuan pemecahan masalah matematis dan angket self-efficacy. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa 1) kemampuan pemecahan masalah matematis
siswa yang mendapat model pembelajaran REACT lebih baik daripada siswa
yang mendapat model pembelajaran konvensional. 2)self-efficacy siswa yang
mendapat model pembelajaran REACT lebih baik daripada siswa yang
mendapat model pembelajaran konvensional. 3) terdapat korelasi antara self-efficacy siswa dengan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa pada
kelas eksperimen. 4) tidak terdapat korelasi antara self-efficacy siswa dengan
kemampuan pemecahan masalah matematis siswa pada kelas kontrol
Kata kunci: model pembelajaran REACT, kemampuan pemecahan masalah
matematis, self-efficac