Perjalanan Perum BULOG dimulai pada saat dibentuknya BULOG pada
tanggal 10 Mei 1967. Pada Keppres No. 29 tahun 2000 tersebut, tugas pokok
BULOG adalah melaksanakan tugas Pemerintah di bidang manajemen logistik
melalui pengelolaan persediaan, distribusi dan pengendalian harga beras
(mempertahankan Harga Pembelian Pemerintah – HPP), serta usaha jasa
logistik sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Permasalahan yang terjadi pada Perum BULOG Sub Divre Banduug
yaitu pengendalian persediaan yang dilakukan masih berdasarkan perkiraan atau
intuisi. Perum BULOG mengestimasi besarnya pemesanan sesuai dengan
kapasitas gudang tanpa memperkirakan biaya persediaan yang dikeluarkan. Hal
ini dapat dilihat dari tidak terkendalinya perencanaan persediaan. Melihat
permasalahan yang ada maka perlu dilakukanya penelitian lebih lanjut dengan
menggunakan permalan kuantitatif untuk merencanakan kebutuhan beras ditahun
berikutnya dan metode persediaan model Probabilistik yaitu Model P Back
Order.
Berdasarkan nilai eror terkecil dari pengolahan data beras raskin
sejahtera menggunakan peramalan linear regresi sedangkan cadangan beras
pemerintah (CBP) menggunakan peramalan multiplicative decompotision.
Pengolahan data dengan menggunkan model P backorder didapatkan waktu antar
pemesanan beras sejahtera sebesar 3 hari dan cadangan beras pemerintah
sebesar 47 hari, dimana sebelumnya perusahaan menggunakan waktu ancangancang
sebesar
30
hari
baik
itu
persediaan
beras
sejahtera
dan
Cadangan
Beras
Pemerintah.
Jika
dibandingkan
dari
kedua
pengendalian
persediaan,
didapatkan
total
ongkos
model
P memiliki nilai optimum dibandingkan dengan sistem persediaan
yang diterapkan oleh Perum BULOG Total Ongkos beras sejahtera sebesar Rp.
2.487.102.157.106 dan Cadangan Beras Pemeintah Rp. 840.332.882, sedangkan
model model P back order sendiri didapatkan total ongkos Beras sejahtera
sebesar Rp. 1.685.442.137.595 dan Cadangan Beras Pemerintah sebesar Rp.
831.549.475. Dengan demikian presentase penghematan sebesar 48% untuk
beras sejahtera dan 1,06% untuk Cadangan Beras Pemerintah .
Kata Kunci : Pengendalian Persediaan, Probabilistik Model P Backorder,
Permala