Usulan Perbaikan Kualitas Pada Produk Bearing Housing FL-08 dan Bearing Bushing LH/RH di PT. Mardisya Engineering Dengan Menggunakan Metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA).
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari pengaruh hasil rancang
bangun alat ekstraktor dengan pemilihan material dan instrumen yang tepat sehingga
di dapat kecepatan rpm dan pelarut yang tepat untuk ekstraksi dan alat ekstraktor yang
bermanfaat dan berfungsi dengan baik.
Metode yang digunakan dalam perancangan alat SEPORA ini meliputi
pengumpulan data, penentuan kapasitas dan sistem pengaturan, perhitungan
mekanisme pengadukan campuran, gambar basic desain, revisi gambar, detail mesin,
proses perancangan keseluruhan dan proses pengujian.
Alat SEPORA ini memiliki panjang 30 cm, diameter 15 cm, tinggi 85 cm, dan
memiliki kapasitas 38,739 liter, menggunakan pompa sirkulasi propeller pump 125
watt, elektro motor
1
4
⁄ Hp/0,25 kw, 3 phasa 220 volt. Kadar theaflavin hasil ekstraksi
alat SEPORA ini mengalami peningkatan setelah ditambahkan pelarut organik nhexane
dan
kecepatan
putaran
rpm.
Kata
Kunci : SEPORA, Pelarut Organik, Kecepatan RPM, Daun Murbei (Morus
Nigra), Ekstraks