Air merupakan sumber daya alam yang sangat penting bagi kehidupan di bumi.
Sekarang dimana-mana terjadi krisis air akibat pencemaran dan siklus cuaca yang
tak menentu serta populasi manusia yang semakin meningkat. Sumber air yang
layak konsumsi hanya terbatas pada air hujan, air tanah, air sungai dan air danau.
Saat ini sumber air yang sangat banyak dan dapat diolah adalah air laut, tetapi
diperlukan pengolahan lebih lanjut untuk memperoleh air bersih dari air laut.
Banyak cara yang dilakukan untuk memperoleh air bersih, salah satunya adalah
dengan cara mengubah air laut menjadi air tawar dengan proses flashing.
Proses flashing merupakan salah satu metode yang dilakukan untuk memisahkan
air dengan zat terlarut didalamnya. Proses flashing menggunakan prinsip kerja
throttling (volume atur) yang berfungsi untuk menurunkan tekanan sehingga
proses penguapan dapat terjadi lebih cepat. Di dalam proses penguapan,
temperatur merupakan hal yang sangat penting, karena penguapan tidak akan
terjadi apabila tidak ada perbedaan temperatur sistem dalam hal ini air dengan
temperatur lingkungannya.
Penelitian pengaruh temperatur air umpan terhadap laju kondensasi pada proses
flashing dilakukan dengan tujuan mengetahui pengaruh temperatur air umpan
terhadap laju kondensasi dan mengetahui laju kondensasi terendah dan tertinggi
dari variable temperatur dengan tekanan air umpan, tekanan vakum dan kecepatan
putar nosel yang tetap. Pengujian dilakukan pada temperatur air umpan 40°C,
50°C, 60°C, 70°C dan 80°C.
Pada setiap variabel temperatur air umpan diambil sebanyak 9 data dengan
melakukan dua kali pengujian untuk setiap datanya. Pengujian pertama dilakukan
selama 70 menit dan pengujian kedua dilakukan sampai hasil data yang dilakukan
pada pengujian pertama sudah dalam keadaan steady. Pengambilan data dilakukan
dengan mikrokontroler arduino uno menggunakan sensor temperatur LM35.
Setelah data diperoleh kemudian data diolah menggunakan metode data statistik
dengan tingkat kepercayaan 95%.
Dari hasil pengujian yang dilakukan didapat pengaruh temperatur air umpan
berbanding lurus dengan laju kondensasi pada proses flashing yaitu hasil terendah
terdapat pada temperatur 40°C dengan hasil laju kondensasi 0,47 ml/menit dan
hasil tertinggi terdapat pada temperatur 80°C dengan hasil laju kondensasi 3,04
ml/menit.
Kata kunci : Desalinasi, flashing, temperatur, laju kondensas