Salah satu metode dalam proses pengecoran adalah pengecoran sentrifugal yang
pada umumnya digunakan untuk memperbaiki sifat material dan menghasilkan
komponen berbentuk silinder atau komponen yang simetris pada cetakan yang berputar.
Oleh karena itu perlu dipelajari tentang proses pengecoran sentrifugal dan produk hasil
pengecoran sentrifugal dengan menggunakan material aluminium yang meliputi cacat–
cacat pengecoran dan sifat mekanik.
Dalam tugas akhir ini dilakukanlah beberapa percobaan pengecoran kemudian
dilakukan pengujian visual untuk melihat cacat–cacat permukaan hasil pengecoran dan
uji keras serta uji metalografi untuk mengetahui sifat–sifat mekanik dari hasil
pengecoran tersebut.
Hasil dari pengecoran sentrifugal dengan menggunakan material aluminium
terdapat cacat clod shut dan cacat porosity. Pada pengamatan struktur mikro spesimen
hasil pengecoran sentrifugal dibandingkan dengan struktur mikro yang ada Atlas
Microstructure maka diperkirakan material yang digunakan pada penelitian ini
merupakan jenis aluminium alloy 443.0. Struktur mikro hasil pengecoran sentrifugal pada
penelitian ini memiliki bentuk butir equiaxial yang halus. Aluminium hasil pengecoran
sentrifugal memiliki harga kekerasan 65,3 HB sedangkan standar kekerasan aluminium
alloy 443.0 adalah 45 HB. Meningkatnya harga kekerasan ini akibat bentuk butir yang
halus karena pendinginan yang cepat dan adanya gaya sentrifugal sehingga butir tidak
sempat berkembang