Emisi gas buang kendaraan bermotor merupakan sumber utama pencemar udara.
Proses pembakaran pada mesin bensin dapat dilakukan dengan menganalisa kadar
gas karbon monoksida (CO) dan gas hidrokarbon (HC) yang terkandung dalam
emisi gas buang berdasarkan uji emisi. Pembakaran tidak sempurna dapat
menurunkan efisiensi bahan bakar dan meningkatkan emisi gas buang. Oleh sebab
itu perlu adanya upaya untuk mengurangi emisi yang dihasilkan tersebut. Ionizer
BBM merupakan alternatif dalam mengurangi emisi gas buang. Ionizer BBM
merupakan alat yang dapat membantu proses ionisasi pada bahan bakar agar dapat
mengikat oksigen dengan baik sehingga pembakaran lebih sempurna. Tujuan
penelitian ini yaitu mengetahui efektivitas penggunaan ionizer BBM terhadap
penurunan emisi gas CO dan HC pada kendaraan roda empat. Teknik analisis data
dalam penelitian ini menggunakan analisis data deskriptif yaitu dengan
menggambarkan hasil penelitian secara grafik dalam histogram yang
menggambarkan hubungan antara variabel-variabel. Berdasarkan hasil penelitian
dapat disimpulkan bahwa efektivitas ionizer dapat dipengaruhi jenis bahan bakar,
AFR, umur dan jarak kendaraan serta teknologi yang dipakai. Pada sampel
kendaraan (1) emisi gas CO turun sebesar 5,58 % dan emisi gas HC turun sebesar
42,12 %. Pada sampel kendaraan (2) emisi gas CO turun sebesar 42,22 % dan
emisi gas HC turun sebesar 16,71 %. Sedangkan pada sampel kendaraan (3)
penggunaan ionizer BBM tidak terlihat efektif.
Kata kunci : Ionizer BBM, emisi gas CO dan H