Penelitian ini dilatar belakangi dari hasil observasi dan wawancara di salah satu di
sala
h satu SMA Swasta di Kota Bandung yang menunjukan hasil belajar siswa
pada mata pelajaran IPA
-
biologi tergolong rendah dengan salah satu faktor
metode pembelajaran yang digunakan pada saat KBM membuat siswa jenuh dan
cenderung pasif. Penelitian ini bertuju
an untuk membuktikan adakah peningkatan
hasil belajar menggunakan metode pembelajaran
Problem Based Learning
pada
materi pokok Jamur. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen (
Pre
-
Eksperimental Design
). Desain penelitiannya adalah
One
-
Group Pretest
-
P
osttest
Design
. Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas X IS di salah satu SMA
Swasta di Kota Bandung pada semester ganjil tahun ajaran 2015
-
2016, yaitu kelas
X IS 2 yang ditentukan dengan teknik purpossive sampling. Parameter yang
diukur pada peneli
tian ini ialah hasil belajar siswa yaitu ranah kognitif, afektif dan
psikomotor. Instrumennya berupa 50 soal pilihan ganda untuk mengukur ranah
kognitif dan instrumen non
-
tes yang mengukur ranah afektif dan psikomotor.
Hasil penelitian didapatkan nilai rat
a
-
rata
pretest
sebesar 34 dan rata
-
rata
posttest
sebesar 89. Setelah dilakukan penelitian
pretest
dan
posttest
peneliti melanjutkan
dengan uji t dan diperoleh dengan hasil uji t signifikan, karena t hitung > t tabel
sebesar 15,76 > 2,01. Hasil pengolahan d
ata menunjukkan bahwa hipotesis Ho
ditolak, sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antara siswa sebelum
melakukan pembelajaran dengan metode pembelajaran
Problem Based Learning
dengan nilai siswa yang sudah diberikan perlakuan pembelajaran menggunakan
metode pembelajaran
Problem Based Learning
. Sedangkan, pada ranah afektif
dan psikomotor diperoleh data rata
-
rata siswa memenuhi kriteria baik. Maka dapat
dikatakan penggunaan LKS berbasis metode pembelajaran
Problem Based
Learning
dalam pembelajaran IPA
pada materi pokok Jamur dapat meningkatkan
hasil belajar siswa.
Kata Kunci: Hasil Belajar, LKS
, Problem Based Learning
, Jamur