PEMBELAJARAN MERINGKAS TEKS CERITA BIOGRAFI
DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN GORDON
PADA SISWA KELAS VIII SMPN 3 PAGADEN SUBANG
TAHUN PELAJARAN 2016/2017
Pembelajaran meringkas berkaitan dengan keterampilaan menulis dan menyimak. Salah
satunya yaitu menulis teks cerita biografi dengan menggunakan model pembelajaran Gordon,
yang menekankan pada konsep untuk mengembangkan kreatifitas siswa dalam memecahkan
maslah. Sehubungan dengan itu, penulis tertarik melakukan penelitian pembelajaran meringkas
teks cerita biografi dengan menggunakan model pembelajaran Gordon pada siswa kelas VIII
SMPN 3 Pagaden.
Rumusan masalah yang penulis ajukan adalah: (1) Mampukah penulis merencanakan,
melaksanakan, menilai pembelajaran meringkas teks cerita biografi dengan menggunakan model
pembelajaran Gordon pada siswa kelas VIII SMPN 3 Pagaden? (2) Mampukah siswa kelas VIII
SMPN 3 Pagaden meringkas teks cerita biografi dengan tepat? dan (3) Efektifkah model
pembelajaran Gordon digunakan dalam pembelajaran meringkas teks cerita biografi pada siswa
kelas VIII SMPN 3 Pagaden?.
Hipotesis yang penulis rumuskan yaitu: (1) penulis mampu merencanakan,
melaksanakan, dan menilai kegiatan pembelajaran meringkas teks cerita biografi dengan
menggunakan model pembelajaran Gordon pada siswa kelas VIII C SMPN 3 Pagaden; (2) siswa
kelas VIII C SMPN 3 Pagaden mampu meringkas teks cerita biografi dengan tepat dan (3)
model pembelajaran Gordon digunakan dalam pembelajaran meringkas teks cerita biografi pada
siswa kelas VIII C SMPN 3 Pagaden.
Adapun hasil penelitian yang penulis lakukan sebagai berikut:
a. Penulis mampu merencanakan, melaksanakan, dan menilai pembelajaran meringkas teks
cerita biografi dengan menggunakan model pembelajaran Gordon pada siswa kelas VIII C
SMPN 3 Pagaden.Hal ini terbukti dengan hasil penilaian perencanaan dan pelaksanaan
pembelajaran sebesar 3,78 yang termasuk kategori baik sekali.
b. Siswa kelas VIII C SMPN 3 Pagaden mampu meringkas teks cerita biografi dengan
menggunakan model pembelajaran Gordon. Hal ini terbukti dari hasil nilai rata-rata pretes
sebesar 1,39 dan nilai rata-rata postes sebesar 3,17. Peningkatannya sebesar 1,78.
c. Metode inkuiri efektif digunakan dalam pembelajaran mengklasifikasi teks cerita biografi. Hal
ini terbukti dari hasil perhitungan statistik dengan hasil t
hitung
sebesar 13,5, t
tabel
sebesar 2,06
pada tingkat kepercayaan 95%, dan db sebesar 24. Artinya, penulis menyimpulkan bahwa
semua hipotesis yang dirumuskan dapat diterima.
Kata Kunci: Pembelajaran, meringkas teks cerita biografi, dan model pembelajaran gordon