ABSTRAK
Perkembangan dunia bisnis saat ini semakin pesat, setiap perusahaan
mempunyai suatu tantangan yang harus dihadapi untuk dapat memuaskan
kebutuhan pelanggannya dengan menciptakan produk yang berkualitas baik.
Walaupun perusahaan selalu berupaya dalam menghasilkan kualitas produk yang
lebih baik dari pesaing, tetapi pada kenyataanya masih saja terdapat produk cacat
yang dihasilkan. Produk cacat merupakan produk yang tidak memenuhi standar
mutu tetapi dapat diperbaiki lagi secara teknis dan ekonomis menjadi produk jadi
yang baik dengan mengeluarkan biaya pengerjaan kembali, sehingga produk
tersebut dapat dijual.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan pengaruh
biaya pencegahan dan biaya penilaian terhadap jumlah produk cacat pada PT.
Berdikari Metal Engineering.
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan analisa deskriptif
dan verifikatif, sedangkan data yang digunakan yaitu data sekunder yang
diperoleh dari laporan biaya pencegahan, biaya penilaian dan laporan produk
cacat yang tercatat di perusahaan selama 24 bulan untuk periode 2014-2015. Pada
penelitian ini penulis menggunakan Nonprobability sampling dengan jenis
sampling jenuh, karena seluruh data populasi dijadikan sebagai sampel. Analisis
yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis regresi linier berganda dan
analisis korelasi.
Hasil penelian ini menunjukan bahwa secara parsial biaya pencegahan
berpengaruh negatif terhadap jumlah produk cacat sebesar 36,6%, biaya penilaian
berpengaruh negatif terhadap jumlah produk cacat sebesar 6,2%. Secara simultan
biaya pencegahan dan biaya penilaian berpengaruh terhadap jumlah produk cacat
dengan total kontribusi sebesar 42,8%.
Kata Kunci : Biaya Pencegahan, Biaya Penilaian, dan Produk Caca