Modifikasi bidang otomotif yang dilakukan bertujuan untuk mendapatkan
performansi yang lebih baik dari sebuah sistem kerja otomotif. merubah spesifikasi
komponen ataupun dengan cara memberi komponen tambahan. Salah satu area motor
yang mengalami modifikasi adalah crankshaft dengan cara memperpanjang langkah
atau mengganti crankshaft dari motor lain yang langkahnya lebih panjang dari panjang
langkah Jupiter Z. Memperpanjang langkah atau mengganti crankshaft bertujuan untuk
meningkatkan performansi mesin sepeda motor.
Dari hasil analisis modifikasi kapasitas engine sebelum modifikasi adalah 133 cc
dan setelah dimodifikasi menjadi 142,5 cc, sedangkan rasio kompresi sebelum
dimodifikasi adalah 9,3 : 1 dan setelah dimodifikasi menjadi 10,7 : 1
Modifikasi sepeda motor Yamaha Jupiter Z adalah dengan menggunakan
crankshaft Yamaha Vega ZR dengan panjang langkah 57,9 mm. Mengakibatkan paking
silinder harus menggunakan yang lebih tebal 4mm dari standar.
Hasil pengujian perhitungan Yamaha Jupiter Z yaitu menunjukan bahwa daya
maksimum sebelum dimodifikasi adalah 9,7 hp pada putaran 8495 rpm, torsi maksimum
8,63 Nm pada putaran 7648 rpm, konsumsi bahan bakar spesifik rata rata 0.38 kg/kWh,
tekanan efektif rata rata 3.86 kg/cm² pada putaran 8495 rpm, dan efisiensi maksimum
22,9% pada putaran 7000 rpm. Sedangkan pada pengujian perhitungan Yamaha
Jupiter Z setelah dimodifikasi menunjukan daya sebesar 9,8 hp pada putaran 9935 rpm,
torsi maksimum 8,79 Nm pada putaran 5592 rpm, konsumsi bahan bakar spesifik rata
rata 0.34 kg/kWh, tekanan efektif rata rata 3,11 kg/cm² pada putaran 9935 rpm, dan
efisiensi maksimum 27,7 % pada putaran mesin 4000 rpm