Jarak kehamilan sangat mempengaruhi sibling rivalry pada balita, sehingga akan menjadi masalah pada anak seperti membenci dan melukai adik. Masih adanya kejadian sibling rivalry yang tinggi di Posyandu Oyong. Data awal yang didapat bulan Desember 2013 dari 8 anak 7 anak terjadi sibling rivalry 1 anak tidak terjadi sibling rivalry. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan jarak kehamilan dengan sibling rivalry pada balita di Posyandu Oyong RT.06
RW.05 Kendangsari Surabaya.
Desain penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi
semua ibu yang mempunyai anak lebih dari satu sebesar 32 responden. Sampel
diambil secara simple random sampling sebanyak 30 responden. Variabel
independen adalah jarak kehamilan dan variable dependent adalah sibling rivalry.
Pangambilan data menggunakan lembar checklist dan dianalisis menggunakan uji
Fisher’s Exact Test dengan tingkat kemaknaan α = 0,05.
Hasil penelitian sebagian besar (73,3%) jarak kehamilan tidak baik dan
sebagian besar (70%) terjadi sibling rivalry. Hasil uji Fisher’s Excat Test
diperoleh ρ = 0,032 ˂ α=0,05 artinya ada hubungan jarak kehamilan dengan
sibling rivalry di Posyandu Oyong RT.06 RW.05 Kendangsari Surabaya.
Jarak kehamilan tidak baik dapat menimbulkan sibling rivalry, diharapkan
perawat dapat meningkatkan asuhan keperawatan yang komprehensif dengan cara
memberikan pendidikan kesehatan tentang pentingnya mengatur jarak kehamilan