PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF BERBASIS
MIND MAP TERHADAP KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIKA
PADA POKOK BAHASAN TURUNAN
KELAS XI SMA MUHAMMADIYAH KEDAWUNG CIREBON
GUNAWAN:
Berdasarkan pengamatan, menurut guru-guru mata pelajaran matematika yang
bersangkutan, kemampuan komunikasi matematika masih relatif rendah. Hal tersebut dilihat
dari masih sulitnya siswa untuk menyampaikan ide-ide matematika ke dalam bentuk simbol
matematika, masih belum bisa menyatakan kejadian sehari-hari dalam bahasa simbol
matematika dan ada guru matematika yang masih berfokus hanya mengajarkan matematika
sebanyak mungkin kepada siswa, sehingga siswa sulit untuk memahami. Mengingat
pentingnya kemampuan komunikasi matematika, maka dikembangkanlah suatu model
pembelajaran yang erat hubungannya dengan kemampuan komunikasi matematika, antara lain
model pembelajaran kooperatif berbasis mind map. Model pembelajaran kooperatif berbasis
mind map adalah cara yang digunakan oleh guru dalam rangkaian kegiatan pembelajaran
dimana siswa dibentuk dalam kelompok-kelompok tertentu kemudian siswa menggambarkan
dan mengkomunikasikan cara berfikirnya secara terstruktur sesuai dengan jalan pikiran siswa.
Sehingga diasumsikan apabila diterapkan model pembelajaran kooperatif berbasis mind map
maka mampu meningkatkan kemampuan komunikasi matematika pada siswa.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk: (1) Mendeskripsikan respon siswa terhadap
model pembelajaran kooperatif berbasis mind map, (2) Mendeskripsikan kemampuan
komunikasi matematika dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif berbasis mind
map, (3) Menganalisis pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif berbasis mind
map terhadap kemampuan komunikasi matematika pada pokok bahasan turunan.
Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner dan
tes. Populasinya adalah semua siswa kelas XI SMA Muhammadiyah Kedawung Cirebon.
Sampel yang digunakan adalah kelas XI IPA 1 dengan teknik pengambilan sampel
menggunakan cluster random sampling.
Adapun teknik analisis datanya diolah dengan menggunakan SPSS versi 20 for
windows. Dari hasil analisis data diperoleh respon positif terhadap penggunaan model
pembelajaran kooperatif berbasis mind map sebesar 78,41% dan nilai rata-rata kemampuan
komunikasi matematika siswa adalah tentang 77,11. Setelah melakukan pengujian hipotesis
diperoleh bahwa thitung (3.287) > ttabel (1.689), maka Ho ditolak dan Ha diterima, artinya ada
pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif berbasis mind map terhadap
kemampuan komunikasi matematika. Persamaan regresi Ŷ = 14.216 + 0.802 X. Koefisien
regresinya sebesar 0,802 menyatakan bahwa setiap penambahan (peningkatan)
penggunaan model pembelajaran kooperatif berbasis mind map akan mempengaruhi
kemampuan komunikasi matematika sebesar 0,802. Koefisien bernilai positif artinya terjadi
hubungan positif antara model pembelajaran kooperatif berbasis mind map terhadap
kemampuan komunikasi matematika. Dari koefisien korelasi sebesar 0, 486 diperoleh
indeks determinasi sebesar 0,236 yang berarti 23,6% kemampuan komunikasi matematika
ditentukan oleh penggunaan model pembelajaran kooperatif berbasis mind map dan sisanya
sebesar 76,4 % dipengaruhi oleh faktor lain.
Kata kunci: pembelajaran kooperatif, mind map, komunikasi, matematik