PENGARUH PENERAPAN METODE TA’ZIR
TERHADAP KEDISIPLINAN BELAJAR SANTRI PUTRA
DI PONDOK PESANTREN DAARUL FATHONAH
DESA TEGAL GUBUG LOR KECAMATAN ARJAWINANGUN
KABUPATEN CIREBON
Bustomi Ramin
NIM 59410284
“Pengaruh Penerapan Metode Ta’zir Terhadap
Kedisiplinan Belajar Santri Putra di Pondok Pesantren
Daarul Fathonah Desa Tegalgubug Lor Kecamatan
Arjawinangun Kabupaten Cirebon”
Pesantren Daarul Fathonah Desa Tegal Gubug lor Kecamatan Arjawinangun
Kabupaten Cirebon yang mengajarkan ilmu pengetahuan dan pembiasaan untuk
selalu belajar dan terus belajar. Tetapi, kenyataannya tidak menunjukan hal yang
baik masih banyak santri yang melakukan pelanggaran.
Pondok Pesantren Daarul Fathonah, Belakangan ini banyak santrinya yang
melakukan pelanggaran terhadap aturan-aturan pondok pesantren misalnya tidak
mengikuti pengajian kitab atau pengajian quran. Walaupun santri sudah diberikan
hukuman tetapi tetap melakukan pelanggaran
Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui Proses penerapan metode
ta’zir di pondok pesantren, untuk Mengetahui proses kedisiplinan belajar santri
putra di pondok pesantren, untuk memperoleh data tentang Mengetahui Dampak
penerapan metode ta’zir bagi kedisiplinan belajar santri putra di pondok pesantren
Daarul Fathonah Tegal Gubug Lor Kecamatan Arjawinangun Kabupaten Cirebon
Penelitian ini menggunakan pendekatan empirik/lapangan. Sumber data
dikumpulkan melalui observasi, wawancara, studi dokumentasi dan angket.
Angket.santri keseluruhan dipondok sebanyak 46 santri, santri laki-laki sejumlah
46. Sampel yang diambil sebanyak 100% yaitu 46 responden. Setelah data
terkumpul dilakukan analisis data sehingga memperoleh kesimpulan penelitian.
Hasil Penelitian Penerapan Metode Tazir ( variable X) menunjukkan nilai
rata-rata sebesar 52,4 % yang berada pada interval 78,2% dalam kriteria Baik.
Kedisiplinan Belajar Santri Putra (variable Y) menunjukkan nilai rata-rata sebesar
77,2% dalam kriteria Baik. Pengaruh Penerapan Ta’zir Terhadap Kedisiplinan
Santri Putra Di Pondok Pesantren Daarul Fathonah Desa Tegal Gubug Lor
Kecamatan Arjawinangun Kabupaten Cirebon (variabel XY) menunjukkan nilai
rata-rata sebesar 96,04 % yang berada pada interval 41 %-60 % dalam kriteria
Baik. Hal ini menunjukkan bahwa penerapan metode tazir dalam kaitannya
dengan kedisiplinan belajar santri putra Baik terbukti secara empiri