PERBANDINGAN MANAJEMEN PEMBELAJARAN KONVENSIONAL DAN LABORATORIUM
PENGARUHNYA TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA PADA BIDANG STUDI IPA
DI SMP ISLAM AL-AZHAR KOTA CIREBON
Ade Rukmini: Perbandingan Manajemen Pembelajaran Konvensional dan Laboratorium
Pengaruhnya terhadap Prestasi Belajar Siswa pada Bidang Studi IPA di SMP Islam
Al-Azhar Kota Cirebon
Pembelajaran IPA hingga saat ini masih dianggap sebagai pelajaran yang paling sulit untuk
dipahami dibandingkan dengan pelajaran lainnya, seperti yang sering diajukan oleh siswa SMP pada
umumnya. Hal ini dikarenakan mereka merasa dituntut untuk mampu menghapal konsep-konsep yang
ada dan mengggunakan rumus-rumus. Selain itu, dalam proses pembelajarannya, masih banyak guru
IPA yang mengajar hanya dengan metode ceramah, siswa hanya bisa mencatat apa yang dijelaskan
oleh gurunya, tanpa pernah dilibatkan langsung dalam proses menemukan konsep dan
mengembangkan pengetahuan sesuai dengan kemampuan sendiri. Akibatnya muncul masalah yaitu
nilai IPA selalu rendah, padahal IPA adalah salah satu pelajaran yang di-UN-kan. Untuk mengatasi
masalah ini maka diterapkan manajemen pembelajaran laboratorium, untuk dapat meningkatkan
penguasaan konsep dan keterampilan proses IPA.
Masalah penelitian: (1) Bagaimana penerapan manajemen pembelajaran konvensional pada
bidang studi IPA di SMP Islam Al-Azhar Cirebon? (2) Bagaimana penerapan manajemen
pembelajaran laboratorium pada bidang studi IPA di SMP Islam Al-Azhar Cirebon? (3) Dimana letak
keunggulan dan kelemahan penerapan manajemen pembelajaran konvensional dan laboratorium pada
bidang studi IPA di SMP Islam Al-Azhar Cirebon? (4) Apakah penerapan manajemen pembelajaran
konvensional dan laboratorium secara parsial maupun simultan berpengaruh terhadap prestasi belajar
siswa SMP Islam Al-Azhar Cirebon?
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mendeskripsikan penerapan manajemen pembelajaran
konvensional pada bidang studi IPA di SMP Islam Al-Azhar Cirebon. (2) Mendeskripsikan penerapan
manajemen pembelajaran laboratorium pada bidang studi IPA di SMP Islam Al-Azhar Cirebon. (3)
Menemukan keunggulan dan kelemahan penerapan manajemen pembelajaran konvensional dan
laboratorium pada bidang studi IPA di SMP Islam Al-Azhar Cirebon, dan (4) Menemukan pengaruh
manajemen pembelajaran konvensional dan laboratorium terhadap prestasi belajar siswa pada bidang
studi IPA di SMP Islam Al-Azhar Cirebon.
Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survey untuk menguji
hipotesis. Pengumpulan data dilakukan melalui angket dengan skala likert, wawancara dan studi
dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan pengolahan statistik komparatif dan korelasional
menggunakan soft-ware SPSS 11.5.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Penerapan manajemen pembelajaran konvensional,
para siswa hanya mengikuti apa yang disampaikan guru yang seolah-olah bersifat rutinitas, sehingga
kurang terangsang bahkan perhatian, motivasi dan minat belajar menjadi rendah, (2) Penerapan
manajemen pembelajaran IPA di laboratorium, guru membawa siswa untuk mempelajari IPA melalui
pengamatan langsung terhadap gejala-gejala alam, melatih keterampilan berpikir ilmiah,
mengembangkan sikap ilmiah, dan melatih siswa untuk memecahkan masalah secara kritis. (3)
Pembelajaran laboratorium diketahui lebih unggul daripada pembelajaran konvensional.(4) Secara
parsial terdapat pengaruh rendah (0,24) manajemen pembelajaran konvensional terhadap prestasi
belajar siswa di SMP Islam Al-Azhar Cirebon dengan kontribusi sangat kecil yakni 5.57%. Terdapat
pengaruh kuat (0,68) manajemen pembelajaran laboratorium terhadap prestasi belajar dengan
kontribusi cukup besar yakni 46,51%. Secara simultan terdapat pengaruh yang cukup kuat (0,47)
manajemen pembelajaran konvensional dan laboratorium terhadap prestasi belajar siswa di SMP Islam
Al-Azhar Cirebon, dengan kontribusi cukup besar yakni 46,51%. Setiap terjadi penambahan satu skor
atau nilai penerapan manajemen pembelajaran konvensional dan laboratorium akan dapat menambah
kenaikan nilai prestasi belajar siswa sebesar 0,517 atau 51,7 point dan 0.760 atau 76.0 po