Tuti Fatmawati, Model Kepemimpinan Transformasional Kepala Madrasah Hubungannya
Dengan Mutu Pendidikan Dan Minat Masyarakat Di MTs GUPPI Cidahu
Kuningan.
Kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pendidikan terus meningkat secara kuantitas
maupun kualitas. Pendidikan selalu dipengaruhi oleh masyarakat dan juga sebaliknya, sehingga
terjadi saling mempengaruhi. Persoalan mendasar dalam Sistem Pendidikan Nasional umumnya
masih menyangkut mutu lulusan, disinyalir masih rendahnya mutu lulusan sekolah dalam setiap
tingkat dan jenjang pendidikan. Di sisi lain, adanya kecenderungan masyarakat untuk
menyekolahkan anaknya pada sekolah berbasis keagamaan, termasuk Madrasah Tsanawiyah.
Adanya fenomena minat masyarakat memilih MTs GUPPI Cidahu selain karena aspek mutu
lulusan, juga aspek pelayanan melalui kepemimpinan kepala madrasah. Persoalannya adalah
apakah kondisi demikian itu ada hubungannya dengan model kepemimpinan transformasional di
lembaga MTs GUPPI Cidahu Kabupaten Kuningan.
Berdasarkan latar belakang di atas, pertanyaan penelitian dapat dirumuskan: 1)
Bagaimana penerapan kepemimpinan yang dilakukan Kepala MTs GUPPI Cidahu Kuningan, 2)
Peningkatan mutu apa saja di MTs GUPPI Cidahu Kuningan sehingga menarik minat
masyarakat, dan 3) Adakah hubungan antara penerapan kepemimpinan transformasional di MTs
GUPPI Cidahu Kuningan dengan peningkatan mutu dan minat masyarakat.
Penelitian bertujuan: 1) Menggambarkan penerapan kepemimpinan transformasional
yang dilakukan Kepala Madrasah, 2) Menggambarkan mutu pendidikan dan minat masyarakat di
MTs GUPPI Cidahu Kuningan, 3) Menemukan pola hubungan antara penerapan kepemimpinan
transformasional Kepala MTs GUPPI Cidahu dengan peningkatan mutu dan minat masyarakat.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey, baik survey
deskriptif (descriptive survey) maupun survey explanatory (explanatory survey). Metode ini
digunakan untuk menjelaskan hubungan korelasional antara satu variabel dengan variabel
lainnya serta causal relationship, yakni pengaruhnya terhadap variabel lain, disamping untuk
menguji hipotesis (hyphotesyis testing) dan signifikansinya. Pengumpulan data dilakukan
melalui observasi, angket dan studi dokumentasi. Pengolahan data digunakan analisis jalur (path
analysis).
Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: (1) Kepala MTs GUPPI Cidahu telah
menjalankan perannya sebagai pemimpin, supervisor, sebagai motivator sekaligus sebagai
advisor. Berdasakan indikator, kepala madrasah telah menerapkan model kepemimpinan yang
bersifat transformasional, (2) Adapun jenis mutu pendidikan yang diraih MTs GUPPI khususnya
prestasi lulusan madrasah tersebut meliputi cukup tingginya prestasi akademik dan prestasi non
akademik siswa, sehingga menumbuhkan minat masyarakat terhadap pendidikan di MTs GUPPI
Cidahu yang cukup tinggi, (3) Secara simultan terdapat hubungan yang kuat (0,699) antara
kepemimpinan transformasional dengan mutu pendidikan dan minat masyarakat serta
berpengaruh positif dan berkontribusi mencapai 48,9 %