NURLATIFAH. NIM 14122211025. PENGARUH PERSEDIAAN
BAHAN BAKU DAN MODAL TERHADAP JUMLAH PRODUKSI DI UMKM
KERUPUK KECAMATAN TENGAH TANI KABUPATEN CIREBON.
Produksi adalah kegiatan manusia untuk menghasilkan barang dan jasa yang
kemudian dimanfaatkan oleh konsumen. Namun proses produksi sendiri pada
umumnya membutuhkan berbagai jenis faktor produksi, faktor-faktor produksi
tersebut dapat diklasifikasikan menjadi faktor produksi tenaga kerja, modal, bahan
baku, dan keahlian. Bila dilihat dari kegiatan atau proses produksi maka akan terlihat
masalah utama dalam proses produksi adalah tersedianya bahan baku, pada dasarnya
persediaan mempermudah dan memperlancar jalannya produksi suatu perusahaan.
Dan salah satu faktor produksi lainnya yaitu modal memainkan peranan penting
dalam produksi, karena produksi tanpa modal akan menjadi sulit dikerjakan. Apabila
sebuah usaha tanpa diawali dengan adanya modal yang cukup baik modal materi,
konkret maupun abstrak maka hasil produksi tersebut juga akan sulit untuk
dikembangkan, karena modal yang dimiliki pengusaha kecil sering kali tidak
mencukupi untuk kegiatan produksinya, terutama untuk perluasan kapasitas produksi.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh persediaan bahan baku dan
modal terhadap jumlah produksi di UMKM Kerupuk Kecamatan Tengah Tani
Kabupaten Cirebon. Dimana beberapa pengusaha kerupuk mengalami penurunan
dalam jumlah produksinya.
Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan
menggunakan SPSS versi 21, metode pengambilan sampel adalah nonprobability
sampling dengan teknik sampel jenuh, dimana semua populasi UMKM Kerupuk
sebanyak 30 UMKM dijadikan sebagai sampel. Teknik yang digunakan dalam
pengumpulan data pada penelitian ini yaitu dengan cara observasi, wawancara,
dokumentasi dan penyebaran kuesioner. Teknik pengujian data yang digunakan
adalah analisis kuantitatif, yaitu uji validitas dan uji reliabilitas, uji asumsi klasik,
analisis regresi linear berganda, koefisien determinasi serta uji parsial t dan uji
simultan f.
Berdasarkan hasil analisis dapat diketahui bahwa persediaan bahan baku dan
modal secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap jumlah produksi
dengan fhitung (5,459) > ftabel (3,354) dengan tingkat signifikan di bawah 0,05. Selain
itu, persediaan bahan baku dan modal secara parsial berpengaruh terhadap jumlah
produksi, dimana persediaan bahan baku didapat thitung (2,140) > ttabel (1,701) dan
untuk modal diperoleh thitung (2,150) > ttabel (1,701). Variabel bebas yang berpengaruh
dominan terhadap jumlah produksi adalah modal dengan nilai koefisien regresi lebih
besar dibandingkan dengan persediaan bahan baku, yaitu modal sebesar 0,298 lebih
besar dibandingkan dengan persediaan bahan baku yang sebesar 0,191.
Kata Kunci: Bahan Baku, Modal dan Jumlah Produksi