Akhmad Muakhir :
Skripsi ini telah membahas tentang keberadaan situs Nyi Mas Baduran dan tradisi
keislaman masyarakat Desa Suranenggala Kidul.Situs Nyi Mas Baduran merupakan salah
satu peninggalan sejarah Islam di Kota Cirebon.
Keberadaan situs Nyi Mas Baduran beserta tradisi-tradisinya sangat menarik
untuk di kaji dan di teliti, apalagi sampai sekarang ini belum ada penulisan tentang situs
Nyi Mas Baduran, terkecuali penelitian yang hanya sifatnya pribadi dan tidak untuk di
publikasikan. Hal inilah yang melatar belakangi penulis untuk melakukan penelitian
tentang situs Nyi Mas Baduran dan tradisi-tradisi Islamnya dengan tujuan untuk
mendapatkan data-data yang autentik mengenai situs Nyi Mas Baduran dan tradisi-tradisi
Islamnya.
Metode penelitian dalam penulisan skripsi ini menggunakan metode deskriptif,
sedangkan pengambilan data untuk mendapatkan data empirik di lakukan dengan tekhnik
observasi dan wawancara. Hasil penelitian ini adalah bahwa situs Nyi Mas Baduran
merupakan peninggalan sejarah Islam di Desa Suranenggala Kidul, Kecamatan
Suranenggala, Kabupaten Cirebon. Di dalamnya terdapat beberapa bangunan bersejarah
bekas peninggalan Nyi Mas Baduran. Sebagian dari bangunan tersebut telah mengalami
proses pemugaran demi terpeliharanya keberadaan situs tersebut. Nyi Mas Baduran
merupakan seorang tokoh wanita penyebar agama Islam pada abad 14 M. Ia juga
merupakan salah satu murid Mbah Kuwu Cirebon (Raden Walangsungsang). Raden
Walangsungsang merupakan murid dari Syekh Nurjati. Tradisi yang berkembang di
Desa Suranenggala Kidul adalah tradisi-tradisi ritual yang ada hubungannya dengan situs
Nyi Mas Baduran dan berhubungan dengan perayaan hari-hari Agama Islam yang masih
tetap di lestarikan sampai sekarang ini.
Kata Kunci: Tokoh agama, tokoh masyarakat dan aparat Desa