Desti Sintia Dewi :
Gaya belajar merupakan salah satu unsur penting yang harus diperhatikan
dalam proses belajar untuk mewujudkan tujuan pembelajaran Matematika yang
diharapkan. Karena, gaya belajar merupakan kunci untuk mengembangkan kinerja
dalam pekerjaan, sekolah, dan dalam situasi antar pribadi. Dari hasil pengamatan
terlihat bahwa masih banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam menangkap
pelajaran Matematika dan juga menyesuaikan gaya belajar mereka dengan gaya
mengajar guru di sekolah. Ketidakcocokan gaya mengajar guru dan strategi yang
dipilih guru dengan gaya belajar siswa membuat sulitnya siswa mengikuti proses
pembelajaran dengan baik, sehingga hasil belajar kurang memuaskan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gaya belajar siswa dan hasil
belajar siswa serta menganalisis pengaruh gaya belajar terhadap hasil belajar
matematika di kelas V SD Negeri I Caracas Kab. Kuningan.
Gaya belajar adalah cara yang dilakukan oleh seorang siswa dalam
menangkap/ menyerap, cara mengingat, berpikir, memproses dan memahami
suatu informasi serta cara memecahkan masalah. Tidak semua siswa melakukan
cara yang sama. Begitu juga hasil belajar tiap siswa akan berbeda-beda.
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian
deskriptif. Dalam mengumpulkan data, teknik yang digunakan yaitu kuesioner
(angket) dan tes. Sasaran penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri I Caracas
dengan jumlah sampel 27 siswa. Analisis data yang digunakan adalah analisis
deskriptif, transformasi, uji asumsi klasik, dan analisis regresi berganda.
Berdasarkan hasil analisis dapat diketahui bahwa gaya belajar siswa berbeda
yaitu terdiri dari gaya belajar visual, auditorial dan kinestetik. Pelajar visual lebih
mendominasi yaitu sebesar 40,7% daripada pelajar auditorial sebesar 25,9% dan
pelajar kinestetik 33,3%. Adapun rata-rata hasil belajar yaitu 75,93 dengan nilai
tertinggi 85. Secara simultan gaya belajar berpengaruh terhadap hasil belajar
dengan Fhitung (14,343) > Ftabel (3,028) dengan tingkat signifikansi dibawah 0,05
yaitu sebesar 0,000. Selain itu, gaya belajar visual, gaya belajar auditorial dan
gaya belajar kinestetik secara parsial berpengaruh terhadap hasil belajar
matematika siswa. Pada gaya belajar visual didapat thitung (3,588) > ttabel (1,714),
pada gaya belajar auditorial didapat thitung (2,628) > ttabel (1,714) dan pada gaya
belajar kinestetik didapat thitung 3,863 > ttabel 1,714. Variabel bebas yang
berpengaruh dominan terhadap hasil belajar adalah gaya belajar kinestetik dengan
nilai koefisien regresi lebih besar dibandingkan dengan gaya belajar visual dan
gaya belajar auditorial, yaitu gaya belajar kinestetik 2,126 lebih besar
dibandingkan dengan gaya belajar visual yaitu 1,507 dan gaya belajar auditorial
yaitu 1,285.
Kata Kunci : Gaya Belajar Visual, Gaya Belajar Auditorial, Gaya Belajar
Kinestetik, Hasil Belaja