MENEJERIAL KEPEMIMPINAN KYAI DAN IMPLIKASINYA
TERHADAP PERKEMBANGAN MUTU PENDIDIKAN ISLAM DAN SANTRI
DI PONDOK PESANTREN AZ-ZIYADAH BABAKAN CIWARINGIN CIREBON
Ayah Aliyah :
Setiap organisasi, termasuk pendidikan pondok pesantren memiliki aktivitas-aktivitas pekerjaan
tertentu dalam rangka mencapai tujuan organisasi. Salah satu aktivitas tersebut adalah manajemen dan
kepemimpinan. Dengan pengetahuan manajemen dan kepemimpinan, Kyai, pengasuh dan pengelola
pondok pesantren bisa mengangkat dan menerapkan prinsip-prinsip dasar serta ilmu yang ada di dalam al-
Quran dan al-Hadis kedalam lembaga tersebut
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: (a).Bagaimana menejerial kepemimpinan Kyai
dalam meningkatkan mutu pendidikan Islam dan santri di pondok pesantren Az-Ziyadah ?.(b). Apa upaya
Kyai dalam meningkatkan mutu pendidikan Islam dan santri di pondok pesantren Az-Ziyadah ? (c). Apa
faktor penunjang dan penghambat upaya Kyai dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan Islam dan
santri di pondok pesantren Az-Ziyadah?, (d). Apa implikasi menejerial kepemimpinan Kyai dan upaya
Kyai dalam meningkatkan mutu pendidikan Islam dan santri di pondok pesantren Az-Ziyadah ?.
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan: (a). Menejerial kepemimpinan Kyai dalam
meningkatkan mutu pendidikan Islam dan santri di pondok pesantren Az-Ziyadah, (b). Upaya Kyai
dalam meningkatkan mutu pendidikan Islam dan santri di pondok pesantren Az-Ziyadah, (c). Faktor
penunjang dan penghambat upaya Kyai dalam meningkatkan mutu pendidikan Islam dan santri di pondok
pesantren Az-Ziyadah, (d). Implikasi menejerial kepemimpinan Kyai dan upaya Kyai dalam
meningkatkan mutu pendidikan Islam dan santri di pondok pesantren Az-Ziyadah.
Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Penelitian ini bersifat diskirptif dengan
mengambil pondok pesantren Az-Ziyadah Babakan Ciwaringin Cirebon sebagai obyek penelitian.
Hasil penelitian: 1. Menejerial kepemimpinan Kyai dalam meningkatkan mutu pendidikan
Islam dan santri dengan tipe Proffesional management, sistem pelaksanaannya menggunakan manajemen
terbuka (open management). Sedangkan gaya kepemimpinannya dilakukan dengan tiga pola
kepemimpinan yaitu: kharismatik, partisipatif dan demokratis. 2.Upaya Kyai dalam meningkatkan mutu
pendidikan Islam dan santri: Menambah waktu pengajian kitab kuning, Menganjurkan parasantri untuk
mengikuti pendidikan pada sekolah formal. Melakukan kerjasama dengan pondok lain, Melakukan
pencangkokan para ustadz sebagai kaderisasi. Memberikan sauritauladan Mengajarkankepemimpinan,
Menganjurkan parasantri untuk mengaji kitab kuning pada Kyai lain dan Menganjurkan parasantri untuk
mengikuti pendidikan pada sekolah formal.3. Faktor penunjang dan penghambat upayaKyai dalam
meningkatkan mutu pendidikan Islam dan santri di pondok pesantren Az-Ziyadah Babakan Ciwaringin
Cirebon. a. Faktor penunjang meliputi: Kapasitas Kyai dalam penguasaan kitab kuning, semangat yang
luar biasa dari Kyai dalam memimpin pondok, semangat para ustadz dalam mengajar Adanya input
santri yang baik, motivasi yang besar dari para santri untuk menuntut ilmu agama, Adanya kerjasama
dengan pondok-pondok pesantren di lingkungan Babakan Ciwaringin. Adanya dukungan dari orang tua
santri dan masyarakat sekitar.b. Faktor penghambat meliputi: Terbatasnya system pengajian kitab
kuning, kurang tersedianya sarana dan prasarana, Kurang maksimalnya dukungan dari para alumni,
Kurang adanya dukungan dari pemerintah daerah, terbatasnya pendidik professional, 4. Implikasi
menejerial kepemimpinan Kyai dan upaya Kyai dalam meningkatkan mutu pendidikan Islam dan santri
adalah: positif karena pesantren Az-Ziyadah telah mencetak alumni-alumni yang menjadi tokoh panutan
ketika mereka kembali berkiprah di masyarakatnya. Di antaranya ada yang menjadi pegawai negeri sipil,
pengusaha, ustadz, Kyai, dan politisi