NUR FORTIANA :“Pengembangan Modul Biologi Bermuatan IMTAQ
dengan Model ADDIE pada Pokok Bahasan
Pencemaran Lingkungan”.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya mempesiapkan kualitas
pendidikan yang cerdas dan berakhlak baik. Selain itu, Dalam suatu proses
belajar mengajar, Guru masih menggunakan bahan ajar yang telah disediakan
di sekolah, Sehingga belum dikembangkanya bahan ajar yang sesuai dengan
karakteristik siswa. Tujuannya untuk megembangkan Modul Biologi
bermuatan IMTAQ dengan Model ADDIE dan diukur keefektifannya dalam
pembelajaran.
Modul adalah sebuah bahan ajar yang disusun secara sistematis agar
mereka dapat belajar sendiri dengan bantuan atau bimbingan yang minimal dari
pendidik. IMTAQ merupakan wahana yang dapat menciptakan generasi
beriman dan berilmu yang mampu bersaing dan beriman kepada Allah SWT.
Metode penelitian yang dikembangkan dengan model ADDIE, yang terdiri
atas 5 tahapan yaitu: Analysis, Design, Development, Implementation, dan
Evaluation. Pengumpulan data dilakukan dengan tes dan angket. Teknik
analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan uji
hipotesis.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul biologi bermuatan IMTAQ
memiliki karakteristik sebagai berikut: Disajikan suatu refleksi diri, refleksi
sikap, refleksi hadits, refleksi ayat Al-Quran, Info muslim, info sains, info
hadits, renungan diri, dan Istilah biologi. Hasil belajar siswa setelah
menggunakan modul (1) ujicoba terbatas rata-rata peningkatan N-Gain 0,58,
(2) ujicoba eksperimental, kelas eksperimen lebih tinggi dibanding kelas
kontrol, dengan rata-rata peningkatan N-Gain kelas eksperimen 0,63
berbanding 0,53. Respon siswa terhadap modul biologi bermuatan IMTAQ
diperoleh sebesar 86% termasuk kedalam kategori sangat Kuat.
Hal ini menunjukkan bahwa pengembangan Modul Biologi Bermuatan
IMTAQ sangat efektif dalam proses pembelajaran.
Kata Kunci: Bahan ajar Modul, IMTAQ, Model ADDIE