UPAYA GURU DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI
DAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI METODE PAIKEM
PADA MATA PELAJARAN PKn KELAS VI DI MI PUI
SEGERAN KIDUL JUNTINYUAT INDRAMAYU
NAWAWI :
Siswa pada dasarnya mampu mencapai tingkat kepandaian yang optomal
dalam pembelajaran, berfikir secara cepat dan tepat dengan adanya konsentrasi
yang tinggi. Dalam motivasi pembelajaran di SD/MI, pembentukan watak awal
dari kepribadian siswa perlu diperhatikan. Oleh karena itu pendidik harus mampu
memberikan kenyamanan kepada siswa dalam proses belajar. Pelajaran PKn
sesuai kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP) saat ini mulai diajarkan dari
kelas IV yang menjadi dasar untuk kelas berikutnya.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan motivasi dan hasil
belajar siswa pada pembelajaran PKn dengan menggunakan metode Paikem.
Untuk mendeskripsikan metode Paikem dalam meningkatkan motivasi belajar
siswa pada mata pelajaran PKn Kelas VI. Untuk mengetahui motivasi siswa
sebelum dan sesudah penerapan metode Paikem pada mata pelajaran PKn Kelas
VI.
Motivasi sebagai dorongan atau kemauan untuk melakukan sesuatu. Jika
dikaitkan dengan kegiatan bimbingan maka siswa berkedudukan sebagai objek
motivas dan pemberi bimbingan adalah guru sebagai subjek motivasi.
Pembelajaran aktif, inovatif, kreatif, efektif dan menyenangkan adalah sebuah
model pembelajaran yang memungkinkan peserta didik melakukan kegiatan yang
beragam untuk mengembangkan keterampilan, sikap, dan pemahaman sumber dan
alat bantu belajar termasuk pemanfaatan lingkungan suapaya pembelajaran lebih
menarik.
Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Kegiatan
penelitian ini dilakukan di kelas VI MI PUI Segeran Kidul Juntinyuat. Penelitian
tindakan kelas mencakup kegiatan perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi.
Keempat kegiatan ini berlangsung secara berulang dalam bentuk siklus.
Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan test, observasi wawncara dan
dokumentasi.
Hasil penelitian pada siklus I dengan data awal siswa mendapatkan nilai
rata-rata 46.00, setelah melalui siklus I hasilnya adalah 55.71, sedangkan hasil
obervasi angket motivasi pada siklus I adalah pertemuan ke-1 : 26%, pertemuan
ke-2 : 40% dan pertemuan ke-3 : 48%. Hasil penelitian pada siklus II nilai ratarata
adalah 71.00 dan hasil observasi motivasi pada pertemuan ke-4 : 53%,
pertemuan ke-5: 50%, dan pada pertemuan ke-6 : 66%. Hasil penelitian pada
siklus III dengan nilai rata-rata 80.28, sedangkan motivasi belajar siswa pada
pertemuan ke-7 : 70%, pada pertemuan ke-8 : 76% dan pada pertemuan ke-9