Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kondisi di SMA Negeri 9 Kota Cirebon yang
pembelajaran biologi tidak hanya terfokus pada penyampaian materi semata,
pembelajaran hanya bersifat kontextual. Guru masih menggunakan metode ceramah
dalam penyampaian materi. guru di SMA Negeri 9 Kota Cirebon belum menggunakan
media pembelajaran oleh karena itu media komik bisa digunakan sebagai salah satu
alternatif
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar peningkatan hasil
belajar siswa dengan mengembangkan bahan ajar dalam bentuk media komik pada
materi pembelajaran ekosistem, untuk mengetahui perbedaan peningkatan hasil belajar
siswa dengan menggunakan bahan ajar media komik dengan bahan ajar buku paket pada
materi pembelajaran ekosistem, untuk mengetahui respon siswa terhadap bahan ajar
media komik yang digunakan.
Sample dalam penelitian ini adalah satu kelas eksperimen dengan jumlah 35
siswa dan satu kelas kontrol dengan jumlah 34 siswa. teknik penelitian menggunakan
model 4-D, desain penelitian yang digunakan yaitu pretest-posttes control group,
pengambilan sample dalam penelitian ini dengan purposive sampling yaitu penentuan
kelas eksperimen dan kontrol berdasarkan rujukan dari guru IPA kelas X. Teknik
pengumpulan data dilakukan dengan angket dan test.
Validasi media didapat dari hasil analisis perhitungan validasi ahli dengan nilai
rata-rata persentase paling tinggi yaitu sebesar 74,6% yang kriterianya dinyatakan layak
pada aspek efek media terhadap strategi pembelajaran. Nilai rata-rata siswa kelas
eksperimen mengalami kenaikan yaitu dari nilai rata-rata Pre Test 57.13 menjadi 75,88
pada rata-rata Post Test dan nilai rata-rata gain sebesar 0.40. Sedangkan kelas kontrol
rata-rata siswa mengalami kenaikan dari nilai rata-rata awal 57.94 menjadi 68.38 pada
rata-rata akhir dan nilai rata-rata gain sebesar 0.23. Rata-rata gain kelas eksperimen 0.40
terbilang sedang dan kelas kontrol 0.23 terbilang rendah. Uji hipotesis menunjukkan
bahwa nilai signifikan menunjukkan 0,000 < 0,05 maka Ha diterima artinya terdapat
perbedaan yang signifikan antara kelas yang menggunakan media komik dan kelas yang
tidak menggunakan media komik. Hasil respon siswa terhadap media komik
menunjukkan kriterium 77% yang berkategori kuat.
Pembelajaran dengan mengembangkan bahan ajar komik menurut ahli media,
bahasa dan materi layak digunakan, hasil belajar siswa yang menggunakan media ini
juga meningkat yang terlihat dari perbedaan yang signifikan pada hasil tes. Respon
siswa pada media komik ini juga sangat bagus dibuktikan dengan kategori yang kuat.
Keywords: Pengembangan Bahan Ajar, Media Komik, hasil belaja