PENERAPAN MODEL COOPERATIVE LEARNING TIPE
BAMBOO DANCING TERHADAP PENINGKATAN HASIL
BELAJAR SISWA PADA MATERI EKOSISTEM DI KELAS
VII SMPNEGERI 1 GEBANG
Pembelajaran pada dasarnya merupakan interaksi antara guru dengan siswa
secara intens untuk mencapai tujuan pendidikan, yang berlangsung dalam lingkungan
tertentu. Interaksi ini disebut interaksi belajar, yang saling berkaitan antara guru dengan
siswa.Dalam hal ini guru hendaknya menerapkan model-model pembelajaran yang
inovatif, kreatif dan cooperative, salah satu model cooperativelearning yaitu tipe bamboo
dancing karena siswa dapat berbagi informasi dengan pasangan yang berbeda dengan
singkat dan teratur. Selain itu siswa bekerja dengan sesama siswa dalam suasana gotong
royong dan mempunyai banyak kesempatan untuk mengolah informasi yang mampu
meningkatkan hasil belajar, dengan penerapan model yang inovatif dan kreatif di kelas,
salah satunya diharapkan mampu menciptakan suasana belajar yang aktif dan
menyenangkan, sehingga tercipta suasana yang kondusif dan tidak monoton lagi.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan model Cooperative
Learning tipe Bamboo Dancing pada materi ekosistem di kelas VII SMP Negeri 1
Gebang, mengetahui besarnya perbedaan peningkatan hasil belajar siswa yang
menerapkan model Cooperative Learning tipe Bamboo Dancing dan yang menerapkan
pembelajaran metode ceramah pada materi ekosistem di kelas VII SMP Negeri 1 Gebang,
serta untuk mengetahui respon siswa setelah penerapan model cooperative learning tipe
Bamboo Dancing pada materi Ekosistem di kelas VII SMPN 1 Gebang.
Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif,
metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode eksperimen, desain penelitian
menggunakan pretest-postest control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah
seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 1 Gebang dengan sampel 2 kelas yaitu kelas VII H
sebagai kelas eksperimen dan kelas VII I sebagai kelas kontrol, masing-masing kelas
berjumlah 29 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan instrumen tes dan angket.
Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif, uji prasyarat dan
uji hipotesis.
Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar yang
signifikan setelah menerapkan model cooperative learning tipe bamboo dancing pada
materi ekosistem dengan peningkatan hasi belajar kelas ekperimen lebih tinggi
dibandingkan kelas kontrol. Adapun nilai rata-rata postest kelas eksperimen 84,1
sedangkan nilai rata-rata posttest kelas kontrol 64,8. Respon siswa terhadap penerapan
model cooperative learning tipe bamboo dancing pada materi ekosistem mendapatkan
respon yang sangat baik. Hal ini dilihat dari rekapitulasi hasil angket respon siswa dari 20
pernyataan diperoleh 55% pernyataan angket respon siswa yang berkriteria sangat kuat
dan 45% pernyatan angket berkriteria kuat.
Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan, bahwa penerapan model
cooperative learning tipe bamboo dancing pada materi ekosistem membuat suasana
belajar menjadi aktif dan menyenangkan. Pada kelas eksperimen terdapat peningkatan
hasil belajar sebesar 0,7 setelah menerapkan model cooperative learning tipe bamboo
dancing. Respon siswa terhadap penerapan model cooperative learning tipe bamboo
dancing mendapatkan respon sangat baik.
Kata kunci : Cooperative Learning, Bamboo Dancing, Hasil Belaja