MELITA (2013): “Pengaruh Self Esteem terhadap Stres Akademik Siswa
dalam Pembelajaran Matematika di SMP Negeri 2 Plered Kabupaten
Cirebon.”
Sebagian besar siswa dalam menjalani kegiatan pembelajaran matematika di
sekolah, seringkali merasakan stres. Stres yang dialami siswa cenderung
disebabkan oleh perasaan tidak mampu yang dimiliki siswa itu sendiri dalam
menghadapi berbagai situasi, kejadian dan tantangan yang ada selama kegiatan
pembelajaran matematika berlangsung. Adanya self esteem yang tinggi dalam diri
siswa dapat menghilangkan atau mengurangi stres yang dirasakan siswa akibat
berbagai tekanan yang dialami siswa berkaitan dengan pembelajaran matematika
di sekolah.
Penelitian ini bertujuan antara lain untuk mengetahui seberapa besar self
esteem siswa dalam pembelajaran matematika, seberapa besar stres akademik yang
dirasakan siswa dalam pembelajaran matematika, serta mengetahui apakah
terdapat pengaruh self esteem terhadap stres akademik siswa dalam pembelajaran
matematika.
Self esteem merupakan penilaian positif seseorang untuk dirinya sendiri,
evaluasi global seseorang mengenai dirinya. Stres akademik dalam pembelajaran
matematika respon tubuh seseorang, baik fisik maupun mental terhadap
pembelajaran matematika yang dianggap mengganggu dan mengancam.
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan termasuk ke dalam jenis
penelitian korelasional. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis regresi
sederhana. Populasi target dalam penelitian ini seluruh siswa SMP Negeri 2 Plered
yang berjumlah 1060 siswa, sedangkan populasi terjangkaunya kelas VIII SMP
Negeri 2 Plered yang jumlahnya 351 siswa. Untuk penentuan sampelnya dilakukan
dengan teknik cluster random sampling. Kelas VIII H yang berjumlah 40 siswa
merupakan sampel dari penelitian ini.
Hasil penelitian pada uji persyaratan analisis menunjukkan bahwa data dari
kedua variabel berdistribusi normal, homogen dan mempunyai hubungan linier.
Hasil deskripsi data menunjukkan bahwa self esteem siswa dalam pembelajaran
matematika termasuk ke dalam kategori tinggi dengan persentase skor 70,35%.
Sedangkan stres akademik dalam pembelajaran matematika termasuk ke dalam
kategori sedang dengan persentase skor 55,98%. Adapun persamaan regresi yang
diperoleh adalah Y� = 97,92 − 1,13X. Tanda negatif (−) pada koefisien regresi
menunjukkan hubungan yang negatif. Uji koefisien determinasi menghasilkan nilai
61% yang artinya self esteem dalam pembelajaran matematika berpengaruh sebesar
61% terhadap stres akademik siswa dalam pembelajaran matematika dan sebesar
39% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain seperti self control, self efficacy dan self
concept. Uji hipotesis menunjukkan nilai –thitung< −ttabel atau –7,78< −2,03,
sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh self esteem terhadap stres
akademik siswa dalam pembelajaran matematika secara signifikan.
Kata kunci: Self Esteem, Stres Akademi