PENGARUH PEMBIMBINGAN KEAGAMAAN ORANG TUA
TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA
MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
SISWA DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA (SMP) HARAPAN KITA
KOTA CIREBON
Mandiri Puji Astuti : Pengaruh Pembimbingan Keagamaan Orangtua
terhadap Prestasi Belajar Siswa Mata Pelajaran
PAI di Sekolah Menengah Pertama (SMP)
“Harapan Kita” Kota Cirebon .
Penelitian ini menyangkut menyeluruh di SMP Harapan Kita Kota
Cirebon, yakni adanya kesenjangan antara keadaan orang tua siswa Sekolah
Menengah Pertama Harapan Kita Kota Cirebon dengan keadaan siswa dalam
mengikuti kegiatan keagamaan di masyarakat jadi berkurang yang mengakibatkan
rendahnya prestasi belajar mereka pada pelajaran PAI di sekolah. Guru agama
merupakan salah satu sosok manusia yang andil dalam merubah tingkah laku
siswa dalam hubungan antar sesama. Oleh karena itu guru agama memiliki
arti dan peranan yang sangat penting dalam membina dan mengarahkan
siswa-siswanya dalam tingkah laku yang sesuai dengan ajaran-ajaran agama
islam sekaligus sebagai bentuk pengalaman nilai pendidikan agama islam.
Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh data tentang Pengaruh
pembimbingan keagamaan Orangtua terhadap hasil belajar siswa pada mata
pelajaran PAI Di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Harapan Kita
Lemahwungkuk Kota Cirebon.
Penelitian ini dilakukan berdasarkan pada kerangka berpikir bahwa,
seseorang yang belajar dengan disertai intensitas atau usaha semangat yang tinggi
akan menunjukkan hasil yang baik, sehingga hipotesis yang diajukan adalah
“semakin tinggi intensitas orang tua dalam pelajaran agama, maka semakin tinggi
pula prestasi belajar siswa pada mata pelajaran PAI”. Dengan pula sebaliknya.
Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan teknik pengumpulan dan
analisis datanya digunakan teknik observasi, wawancara, studi dokumentasi dan
penyebaran angket. Data yang telah terkumpul kemudian dianalisis dengan
menggunakan rumus product moment. Setelah sebelumnya melawati tahapan
scoring dan analisis prosentase.
Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pembimbingan keagamaan
orang tua diperoleh 65% menunjukan korelasi positif kualifikasi tinggi dan
realitas prestasi siswa pada mata pelajaran PAI 55% lebih dari setengahnya
memberikan jawaban dengan kualifikasi baik.Sedangkan dari hasil prestasi
belajar siswa dengan intensitas orang tua hal ini dilihat dari angka korelasi
yang diperoleh sebesar 0,44 yang menurut kategori berarti terdapat korelasi
yang cukup.Dengan demikian prestasi belajar siswa pada mata pelajaran PAI
memiliki nilai pengaruh yang cukup yang ada di Sekolah Menengah Pertama
Harapan Kita Kota Cirebon