DASUKI : Hubungan Sistem Sosial Terhadap Perilaku Siswa Di MTs Al-
Ishlah Bobos Kabupaten Cirebon
Partisipasi orang tua pada umumnya guna meningkatkan perilaku anaknya
dengan baik apa yang di inginkan orang tua yang telah diterapkan dalam sistem
sosial di dalam keluarga, yang masih mengemban nilai-nilai dan norma-norma
yang baik dapat perilaku anaknya di sekolah. Kegagalan siswa dalam
menyelesaikan tugas-tugas perkembangan pribadi siswa.jika masalah tersebut
tidak diatasi secara optimal, maka sangat dimungkinkan akan memiliki perilaku
menyimpang. Permasalahannya adalah bagaimana hubungan sistem sosial
terhadap perilaku siswa di MTs Al-Ishlah bobos Kabupaten Cirebon.
Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui sistem sosial di MTs Al-
Ishlah Bobos Kabupaten Cirebon, untuk mengetahui perilaku siswa di MTs Al-
Ishlah Bobos Kabupaten Cirebon dan untuk mengetahui besar hubungan antara
sistem sosial dengan perilaku siswa di MTs Al-Ishlah Bobos Kabupaten Cirebon.
Sistem sosial adalah metode yang dapat mempengaruhi perilaku manusia,
karena di dalam suatu sistem suatu sistem sosial tercakup nilai-nilai dan normanorma
yang merupakan sebuah aturan perilaku anggota masyarakat. Perilaku yang
menyimpang dan tindakan-tindakan menyimpang ditentukan oleh norma-norma
kemasyarakatan yang berlaku dalam suatu kebudayaan. Suatu tindakan yang tidak
patut di terapkan dalam satu situasi lainnya. Jadi perilaku siswa adalah kegiatan
yang dilakukan secara terus menerus dan ada dalam kehidupan sehari-hari siswa
di sekolah.
Metode penelitian yang digunakan adalah menggunakan suatu pendekatan
empirik. Kemudian data yang telah diperoleh dikumpulkan, dianalisis, dan juga disajikan
secara kuantitatif. Teknik pengumpulan data, yaitu: observasi, wawancara, dan teknik
angket. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji analisis korelasi, uji koefisien
determinasi, dan uji hipotesis. Hipotesis yang penulis ambil adalah terdapat hubungan
yang signifikan antara sistem sosial dengan perilaku siswa di MTs Al-Ishlah Bobos
Kabupaten Cirebon.
Jika dilihat dari tabel koefisien korelasi, nilai 0,840 termasuk dalam kategori kuat.
Dari perhitungan nilai koefisien penentu (determinan) hubungan sistem sosial dengan
perilaku siswa sebesar 70,5% dan sisanya 29,5% ditentukan oleh variabel lain. Jika dilihat
dari hasil uji-t, diperoleh nilai ݐ௧௨= 10,371 sehingga ݐ௧௨ > ݐ௧ atau
10,371
> 2,014. Maka Ha diterima dan Ho ditolak. Artinya ada hubungan yang signifikan antara
sistem sosial dengan perilaku siswa di MTs Al-Ishlah Bobos Kabupaten Cirebon