ISTIANAH :“Evaluasi Implementasi Kurikulum Tingkat Satuan pendidikan (KTSP)
Pada Mata Pelajaran Ilmu pengetahuan Sosial (IPS) Di Kelas VII
SMP Negeri 1 Klangenan”
Penelitian ini dilatar belakangi oleh masih banyaknya sekolah atau guru tidak
mengevalusi implementasi Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) dalam
prosese mengajar, hal ini terbukti masih kebanyakan guru masih kerepotan dalam
membuat perangkat pembelajaran seperti Silabus, RPP. fenomenan yang ada sebagian
guru dalam menyusun prangkat pembelajaran masih menggunakan perangkat
pembelajaran yang sudah ada, seperti perangkat pembelajaran sudah ada tidak dijadikan
panduan dalam kegiatan mengajara apa lagi menevaluasi implementasi Kurikulum
KTSP, melainkan untuk memenuhi kewajiban administrative.
Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan data tentang perencanaan yang dilakukan
guru dalam implementasi Kurikulum Tingkkat Satuan Pendidikan (KTSP).
Implementasi Kurikulum Tingkkat Satuan Pendidikan (KTSP) pada mata pelajaran IPS
di kelas VII SMP Negeri 1 Klangenan. Faktor apa saja yang menghambat pelaksanaan
Kurikulum Tingkkat Satuan Pendidikan (KTSP) di kelas VII SMP Negeri 1 Klangenan.
Evaluasi merupakan bagaian dari sistem yaitu perencanaan, pelaksanaan atau
impelementasai karena kurikulum juga dirancang dari tahap perencanaan dimana guru
harus membuat perangkat pembelajaran sesuai dengan Badan Standar Nasional
Pendidikan (BNSP), dan impelemetasi sangat dipengaruhi oleh kemampuan guru yang
akan menerapkan pada peroses pembelajaran, apakah sudah dilaksanakan dengan baik
atau belum. Guru merupakan faktor yang paling besar pengaruhnya terhadap proses dan
hasil belajar, bahkan sangat menetukan berhasil tidaknya peserta didik atau siswa dalam
belajara.
Penelitian dalam skripsi ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif
dengan mendeskripsikan data empirik dan data teoritik. Populasi dan sampel dalam
penelitian ini adalah Guru -guru Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dan siswa di kelas VII
SMP Negeri 1 Klangenan. Dalam mengumpulkan data peneliti menggunakan teknik
observasi, angket, wawancara, dan dokumentasi.
Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa perencanaan guru
dalam implementasi Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) tidak sepenuhnya
diterapkan karena melihat dari angka sebesar 32,5% yang menyatakan sebagian kecil
yang berada pada prosentasi 10%-39%. Implementasi Kurikulum Tingkat Satuan
Pendidikan (KTSP) dalam pembelajaran IPS di kelas hampi setegahnya 49.70% dilihat
dari hasil dalam batas ketentuan 40%-54% mencapai kategori kurang .Faktor
menghambat pelaksanaan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) sebesar
50,58% mencapai kategori kurang yaitu hasil dalam batas ketentuan antara 40%-54%