ROUDLATUL CHOIRIYAH: Pengaruh Penerapan Pembiayaan
Musyarakah Di KJKS Perambabulan Al-Qomariyah Babadan Cirebon
Terhadap Produktivitas Usaha Nasabah.
Dengan adanya pinjaman modal usaha dari KJKS Al-Qomariyah dalam
bentuk pembiayaan musyarakah, diharapkan nasabah dapat produktivitas
ekonominya. Menurut M. Quraisy Shihab (1997:127), sejahteraan diartikan
dengan terpenuhinya sandang, pangan, papan, yang diistilahkan dengan tidak
lapar, dahaga, telanjang, dan kepanasan. Namun, meskipun nasabah telah
memanfaatkan produk KJKS Al-Qomariyah dalam bentuk pembiayaan musyarkah
untuk modal usaha, akan tetapi produktivitas mereka belum tentu menunjukan
adanya produktivitas ekonominya.
Permasalahan tersebut penulis rumuskan menjadi tiga: Bagaimana
pembiayaan musyarakah di KJKS Perambabulan Al-Qomariyah Babadan
Cirebon? Bagaimana peranan produktivitas usaha nasabah pembiayaan
musyarakah di KJKS Perambabulan Al-Qomariyah Babadan Cirebon? Bagaimana
pengaruh pembiayaan musyarakah di KJKS Perambabulan Al-Qomariyah
terhadap produktivitas usaha nasabah?
Tujuan dari penelitian mengetahui pembiayaan musyarakah yang
dijalankan di KJKS Perambabulan Al-Qomariyah Babadan Cirebon, mengetahui
gambaran produktivitas usaha nasabah pembiayaan musyarakah di KJKS
Perambabulan Al-Qomariyah Babadan Cirebon, menjelaskan pengaruh
pembiayaan musyarakah di KJKS Perambabulan Al-Qomariyah Babadan Cirebon
terhadap produktivitas usaha nasabah.
Dalam penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif adapun
pengambilan sampel dengan menggunakan non probability sampling diambil 50
sampel dari total 285 nasabah. Untuk mengetahui hasil hipotesis digunakan
pengujian dengan rumus korelasi produk moment dan uji t.
Berdasarkan penelitian, kesimpulan yang dihasilkan adalah: Pengaruh
penerapan sistem pembiayaan musyarakah terhadap produktivitas nasabah yaitu
dari hasil perhitungan melalui koefisien determinasi diperoler r = 0,464 yang
berarti hubungan variabel tersebut memiliki koefisien yang cukup erat. Dengan
demikian dari uji koefisien determinasi diperoleh nilai 21,5296% , jadi dapat
diketahui bahwa pengaruh sistem pembiayaan sebesar 21,5296% terhadap
produktivitas usaha nasabah