Nurhidayatullah : “Pola Pembinaan Life Skill bagi Penerima Beasiswa di LAZ
Zakat Center Thoriqotul Jannah Thoriqotul Jannah Cirebon”
Zakat merupakan suatu kewajiban bagi seluruh umat Islam yang ada di dunia.
Di Indonesia sendiri yang mayoritasnya adalah umat Islam tentunya potensi zakat
sangatlah besar. Dengan adanya zakat akan semakin mendukung program pemerataan
ekonomi di Indonesia sehingga memperkecil jurang pemisah antara yang kaya
dengan yang tidak mampu. Berbagai upaya dilakukan dalam pengumpulan maupun
pendistribusian atau pendayagunaan dana zakat. Salah satu bentuk keseriusan dalam
hal mengenai zakat ini ditandai dengan terbentuknya lembaga-lembaga amil zakat
yang menangani semua persoalan tentang zakat. Setiap lembaga amil zakat
mempunyai cara masing-masing dalam mengumpulkan dan mendistribusikan dana
zakat. Salah satu cara pada lembaga amil Zakat Center Thoriqotul Jannah dalam
upaya pengentasan kemiskinan adalah dengan pemberian beasiswa entrepreneur yang
kemudian akan diberi pembinaan keterampilan hidup.
Masalah dalam skripsi ini adalah kemiskinan yang banyak sementara itu
sudah banyak lembaga-lembaga amil zakat yang sudah berdiri. Peneliti ingin melihat
sudah sejauh mana manajemen yang diterapkan di lembaga amil zakat dalam upaya
pengentasan kemiskinan. Manajemen yang diteliti yaitu manajemen pembinaan
keterampilan hidup.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tentang manajemen
pendayagunaan dana zakat dalam suatu pembinaan keterampilan hidup yang di
laksanakan oleh lembaga amil Zakat Center Thoriqotul Jannah dari segi karakteristik
atau input-nya, pola pembinaaannya dan output dari pembinaan tersebut.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif yang pengumpulan
datanya melalui observasi, wawancara dan studi kepustakaan. Data yang terkumpul
akan dianalisis melalui pendekatan kualitatif.
Hasil dari penelitian ini dapat diketahui bahwa salah satu manajemen dalam
pendayagunaan dana zakat yang dilakukan oleh lembaga amil Zakat Center
Thoriqotul Jannah yaitu Program Pembinaan Keterampilan Hidup sudah berperan
dalam peningkatan perekonomian. Dari segi karakteristik atau input-nya sudah
selaras dengan tujuan zakat yaitu para kaum dhuafa. Dari segi pola pembinaannya
dilihat dari materi yang disampaikan bisa diserap oleh peserta binaan dan output yang
dihasilkan bisa dikatakan sudah berhasil, hal ini terbukti dengan adanya alumnialumni
yang telah bekerja dengan memanfaatkan ilmu yang diperoleh dari pembinaan
tersebut