PENERAPAN PEMBELAJARAN BIOLOGI BERBASIS BUDAYA LOKAL
SEDEKAH BUMI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA
PADA KONSEP PENGELOLAAN LINGKUNGAN SISWA KELAS VII
SMP WAHIDIN KOTA CIREBON
USWATUN HASANAH : Penerapan Pembelajaran Biologi Berbasis Budaya
Lokal Sedekah Bumi Untuk Meningkatkan Hasil
Belajar Siswa Pada Konsep Pengelolaan
Lingkungan Siswa Kelas VII SMP Wahidin Kota
Cirebon.
Proses belajar mengajar merupakan proses komunikasi guru dan siswa
sehingga terjadinya interaksi yang membangun untuk mencapai tujuan
pembelajaran. Tujuan proses belajar mengajar ini dapat dicapai apabila ditunjang
oleh berbagai seperti metode dan trategi pembelajaran. Materi pembelajaran yang
diambil dari budaya masyarakat dapat membantu dalam pembelajaran, dikatakan
karena untuk mempermudah siswa dalam memahami materi dan budaya disekitar
daerahnya, sehingga dapat meningkatkan mutu dalam proses kegiatan belajar
mengajar, belajar IPA (sains) memerlukan daya ingat yang kuat karena isi materi
lebih banyak hafalanya.
Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan pembelajaran berbasis budaya
lokal sedekah bumi. permasalahan yang diteliti dalam penelitian ini adalah
pengaruh penerapan pembelajaran biologi berbasis budaya lokal sedekah bumi
terhadap hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
peningkatan hasil belajar siswa dan respon siswa terhadap penerapan
pembelajaran biologi berbasis budaya lokal sedekah bumi di kelas VII SMP
Wahidin Kota Cirebon.
Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei sampai Juli tahun ajaran
2012/2013. Kelas eksperimen penelitian ini adalah kelas VIIG dengan jumlah
siswa 36 orang, sedangkan kelas VIIE sebagai kelas kontrol dengan jumlah siswa
36 orang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dengan tes dan angket,
kemudian data dianalisis dengan ujinormalitas, homogenitas dan uji hipotesis.
Hasil penelitian ini menunjukan (1) Peningkatan hasil belajar siswa kelas
eksperimen dan kelas kontrol keduanya menunjukan peningkatan dengan kriteria
sedang, dengan nilai rata-rata N-Gain kelas kontrol sebesar 0,37 sedangkan untuk
kelas eksperimen nilai rata-rata N-Gain sebesar 0,58. (2) Hasil uji sataistik
menunjukan bahwa nilai Sig. 0,000 < 0,05 artinya Ho ditolak dan Ha diterima,
dengan demikian terdapat perbedaan yang signifikan peningkatan hasil belajar
siswa antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. (3) Hasil uji anova menunjukan
bahwa penerapan pembelajaran biologi berbasis budaya lokal lebih cocok
dikelompok atas dan bawah (4) Presentase rata-rata angket respon siswa secara
keseluruhan sebesar 65% dengan kriteria sangat kuat.
Berdasarkan hasil penelitian diatas maka dapat disimpulkan bahwa hasil
belajar siswa kelas eksperimen meningkat lebih signifikan dibandingkan kelas
kontrol, pembelajaran berbasis budaya lokal lebih cocok diterapkan di kelompok
atas dan bawah dan siswa merespon sangat baik penerapan pembelajaran berbasis
budaya lokal.
Kata kunci : pembelajaran berbasis budaya lokal, sedekah bumi, hasil belajar