PENDAPAT IBU-IBU PENGAJIAN MASJID AL-HUDA
TERHADAP TAYANGAN RAHASIA SUNNAH DI TRANS 7
(Studi Kasus Masyarakat Kebon Benteng Barat Rw.03 Kesenden kota Cirebon)
IKTISAR
ULUL AZMI, ”Pendapat Ibu-ibu Pengajian Masjid Al-Huda Terhadap
Tayangan Rahasia Sunnah Di Trans7.”
Islam sebagai agama syaamil dan kaamil. Artinya sempurna dan
menyeluruh sebagai rahmat bagi seluruh ummat manusia, derajat kesempurnaan
agama ini tidak diruntuhkan oleh berbagai pendapat. Kesempurnaan agama Islam
bukan hanya terletak pada aspek ibadah dan kepercayaan, lebih dari itu Islam
memiliki syariat begi ummatnya yang menjadi pokok pedoman kebahagian di
dunia dan akherat. Urgensi dakwah Islam untuk melakukan suatu perubahan
masyarakat yang semula tidak baik menjadi baik. Selain itu dakwah merupakan
kebutuhan bagi setiap manusia karena dakwah berusaha memuliakan seorang
manusia dengan akhlak terpuji sehingga dapat diterapkan dalam kehidupan seharihari.
Kerangka teori penelitian ini adalah teori Infiltrasi, dimana pesan yang
disampaikan kepada penonton tidak secara langsung disampaikan, akan tetapi
pesan yang disampaikan disisipkan oleh suatu kegiatan sebagai contoh kegiatan.
Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pendapat Ibu-ibu pengajian
masjid Al-Huda terhadap tayangan tayangan Rahasia Sunnah sebagai pesan
dakwah. Mengetahui tanggapan ibu-ibu mejelis ta’lim terhadap materi atau pesan
dan mengetahui efek yang terjadi setelah menonton Rahasia Sunnah.
Penelitian dilakukan dengan observasi, angket dan wawancara selanjutnya
data yang terkumpul dianalisis melalui pendekatan kuantitatif, yaitu dengan
mengemukakan fakta berupa angka-angka dengan memberikan pemaparan
terhadap data kuantitatif setelah dilakukan tabulasi dan menentukan prosentase.
Kesimpulan penelitian, bahwa tayangan acara Rahasia Sunnah sebagai
tayangan tersebut menambah keimaanan terhadap Allah swt, dimana Al-Qur’an
dapat dikatakan sejalan dengan kemajuan ilmu pengetahuan. Kandungan dalam
Al-Qur’an bukan hanya menerangkan tentang hukum, sosial, budaya, dan sejarah,
tetapi menarasikan tentang ilmu pengetahuan sebagai hasil penciptaan Allah swt.
Tujuan dari dari ciptakan ilmu pengetahuan bagi manusia adalah, agar manusia
berfikir tentang adanya alam disekitar manusia dimaksudkan dengan bagaimana
hal tersebut terjadi, bagaimana manusia berdampingan dengan Alam yang
senantiasa ada bagi manusia. Fungsi alam yang dituangkan dalam ilmu
pengetahuan kepada manusia agar manusia berfikir, berusaha menggali makna
tentang adanya alam melalui metode belajar, penelitian, pengembangan dan
sehingga memunculkan rasa syukur kepada Allah Swt sang penguasa Alam
semesta. Rasa syukur memang patut manusia panjatkan kepada Allah swt atas apa
yang telah di sediakan lewat alam, dalam hal ini ilmu pengtahuan berperan
penting bagi manusia dalam memanfaatkan alam