Kedelai hitam merupakan tanaman yang sangat dibutuhkan sebagai bahan baku
industri kecap. Kebutuhan akan kedelai hitam semakin meningkat namun produksi kedelai
hitam belum mencukupi disebabkan olah tanah yang kurang subur atau tidak optimum
untuk pertumbuhan kedelai hitam. Pemupukan penting untuk memenuhi kebutuhan unsur
hara tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dosis pupuk P dan kandang sapi
terhadap pertumbuhan dan hasil kedelai hitam di ultisol.
Penelitian dilaksanakan pada bulan November 2020 – Februari 2021 bertempat di
Zona Pertanian Terpadu, Universitas Bengkulu, Kandang Limun, Kota Bengkulu.
Penelitian ini menggunakan rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL), yang terdiri
atas 2 faktor dan 3 ulangan. Faktor pertama adalah dosis pupuk P terdiri dari 4 taraf yaitu
0, 25, 50 dan 75 kg/ha. Faktor kedua adalah dosis pupuk kandang sapi yang terdiri dari
taraf 0, 2, 4 dan 6 ton/ha.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada interaksi antara dosis pupuk P dan
pupuk kandang sapi pada pertumbuhan dan hasil kedelai hitam. Pemberian pupuk P
berpengaruh nyata terhadap cabang produktif, bobot per petak, volume akar dan berat
kering akar. Pemberian pupuk kandang sapi memberikan pengaruh yang tidak nyata
terhadap semua variabel pengamatan kecuali berat kering tajuk