Kesehatan adalah salah satu program pemerintah yang sedang ditingkatkan
pelayanannya. Kualitas pelayanan menjadi perhatian yang masih harus dibenahi,
karena selama ini masih jauh dari yang diharapkan oleh masyarakat. Oleh karena
itu Dinas Kesehatan dan Puskesmas perlu mengetahui tingkat efisiensi dari
Puskesmas.Tujuan dari penelitan ini adalah untuk mengetahui pengaruh
penyelenggaraan manajemen, penyelenggaraan pelayanan gizi dan kesehatan
keluarga, penyelenggaraan pemberdayaan masyarakat dan promosi kesehatan,
penyelenggaraan pengendalian penyakit dan penyehatan lingkungan terhadap
pelayanan kesehatan di Kota Yogyakarta untuk periode tahun 2016.
Penelitian ini adalah seluruh puskesmas yang berada di Kota Yogyakarta
berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta. Data dikumpulkan dari
18 Puskesmas dengan metode Data Envelopment Analysis (DEA). DEA
merupakan model program linier yang berbasis pada pengukuran efisiensi relatif
suatu unit dengan menggunakan multi input dan multi output, dimana input dan
output tersebut mempengaruhi efisien dari unit tersebut.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa tingkat efisiensi puskesmaspuskesmas
di Kota Yogyakarta tahun 2016 masih belum efisiensi secara
keseluruhan, karena masih ada 8 puskesmas yang belum efisiensi dan baru 10
puskesmas yang sudah efisiensi