research

Aplikasi Model Geospatial Interface For Water Erosion Prediction Project (Geowepp) untuk Prediksi Laju Erosi di DAS Jono, Kecamatan Piyungan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa YOGYAKARTA

Abstract

Das Jono memiliki luas 512.5 ha yang terletak di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Lahan di DAS ini sebagian besar dimanfaatkan untuk pertanian intensif. Sebagian lahan pertanian di DAS Jono terletak pada lereng dengan kemiringan terjal. Hal ini berpotensi terjadi erosi dalam jumah besar. Penelitian erosi perlu dilakukan untuk mengetahui laju dan persebaran erosi di DAS. Prediksi erosi pada penelitian dilakukan dengan menggunakan model Geospatial Interface for Water Erosion Prediction Project (GeoWEPP). GeoWEPP merupakan model berbasis pada proses dasar terjadinya erosi. Data yang dibutuhkan dalam prediksi adalah data iklim, karakteristik lahan, data vegetasi dan pengelolaan lahan, serta data Digital Elevation Model. Berdasarkan data tersebut GeoWEPP memprediksikan erosi rill dan interrill yang terjadi pada lahan. Hasil menunjukkan bahwa DAS Jono setiap tahunnya mengalami erosi sebesar 85,96 ton/ha. Erosi yang besar terjadi pada 13,35% lahan di DAS dengan nilai mencapai lebih dari 160 ton/ha/tahun.. Berdasarkan analisis peta, lahan yang mengalami proses erosi berat terjadi pada lereng tengah hingga lereng bawah DAS, tepatnya berada pada lereng erosi yang merupakan lokasi terbentuknya aliran permukaan. Analisis indeks PMARE menunjukkan GeoWEPP memiliki kualitas cukup baik dalam memprediksi erosi di bawah 160 ton/ha/tahun

    Similar works

    Full text

    thumbnail-image

    Available Versions

    Last time updated on 07/01/2018