Pengembangan model-model pembelajaran, bukan lagi menjadi tuntutan yang harus dikuasai oleh guru ataupun calon guru. Dalam kondisi saat ini, Dosen-dosen yang melakukan proses pembelajaran di Perguruan Tinggipun selayaknya memiliki kemampuan mengembangkan model-model pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik Program Studi ataupun materi yang diajarkan. Mengingat latar belakang keilmuan Dosen yang mengajar di Program Studi pendidikan Sejarah yang bervariasi, maka pengembangan model-model pembelajaran juga akan lebih bervariasi. Dengan penggunaan model pembelajaran yang bervariasi, tentunya kan menambah warna yang lebih menarik pada setiap proses pembelajaran di tingkat kelas. Bila hal ini dilakukan, diharapkan akan menambah tingkat minat, motivasi, maupun prestasi para mahasiswa, dan implikasinya akan berdmpak pada tingkat kesiapan para mahasiswa sejarah sebagai calon guru sejarah yang profesional. Utamanya ketika mereka telah bertugas di sekolah-sekolah, dan image tentang sejarah sebagai mata pelajaran yang membosankan tidak lagi kita dengar, melainkan yang kita harapkan adalah mata pelajaran sejarah adalah pelajaran yang menarik dan menyenangkan