Hipertensi juga didefinisikan sebagai tekanan darah sistolik ≥140 mmHg dan atau tekanan darah diastolik ≥ 90 mmHg. Banyak cara untuk penanganan hipertensi dalam pencegahan komplikasi yaitu dengan diet, aktifitas fisik dan pengobatan (per oral dan injeksi). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kepatuhan diet dengan kejadian komplikasi pada penderita hipertensi.
Desain penelitian ini cross sectional, populasi dalam penelitian adalah penderita hipertensi di Klinik Wonosalam, besar sampel 56 responden yang memenuhi kriteria inklusi, dengan menggunakan teknik purposive sampling. Variabel independen adalah kepatuhan diet dan variabel dependen adalah kejadian komplikasi hipertensi. Data kepatuhan diet dengan menggunakan kuesioner dan data kejadian komplikasi hipertensi dengan observasi pada lyst pasien, data kepatuhan diet dengan kejadian komplikasi ini diuji menggunakan uji statistik Spearman’s Rho dengan taraf signifikansi α<0,05.
Hasil pengolahan data didapatkan responden dengan kepatuhan patuh yaitu tidak terjadi komplikasi sedangkan responden dengan kepatuhan kurang patuh yaitu terjadi komplikasi. Hasil analisis data kepatuhan diet dan kejadian komplikasi hipertensi dengan uji statistik Spearman’s Rho diperoleh P = 0,000 dimana p<α yang berarti ada hubungan kepatuhan diet dengan kejadian komplikasi hipertensi di Klinik Wonosalam.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah adanya hubungan kepatuhan diet dengan kejadian komplikasi hipertensi di Klinik Wonosala