Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan tingkat keefektifan
kompetensi manajerial kepala sekolah di sekolah menengah kejuruan (SMK)
negeri di Kota Yogyakarta.
Populasi penelitian ini adalah guru dan kepala sekolah SMK Negeri 2
Yogyakarta, SMK Negeri 3 Yogyakarta, SMK Negeri 5 Yogyakarta, SMK Negeri
6 Yogyakarta, dan SMK Negeri 7 Yogyakarta. Sampel penelitian ini adalah satu
kepala sekolah dan lima guru untuk setiap sekolah yang diambil menggunakan
teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan angket dan
pengamatan. Teknik analisis data yang digunakan adalah evaluasi model
kesenjangan untuk mengukur besarnya tingkat keefektifan manajerial kepala
sekolah.
Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut. 1) Keefektifan manajerial
variabel perencanaan dinilai sangat baik oleh 93,33% responden dan baik oleh
6,67% responden. 2) Keefektifan manajerial variabel komunikasi dinilai sangat
baik oleh 33,3% responden, baik oleh 50,0% responden, dan cukup baik oleh
16,7% responden. 3) Keefektifan manajerial variabel motivasi dinilai sangat baik
oleh 56,7% responden, baik oleh 33,3% responden, dan cukup baik oleh 10,0%
responden. 4) Keefektifan manajerial variabel pengorganisasian dinilai sangat
baik oleh 96,7% responden dan baik oleh 3,3% responden. 5) Keefektifan
manajerial variabel pengawasan dinilai sangat baik oleh 83,3% responden, baik
oleh 10% responden, dan cukup baik oleh 6,7% responden